SPN Polda Kalsel Gembleng 700 Tamtama Brimob dari Berbagai Polda, Kapolda: Siap Jadi Garda Terdepan Penjaga Keamanan NKRI
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Sekolah Polisi Negara (SPN) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi membuka pendidikan bagi 700 siswa Tamtama Polri berkemampuan Brigade Mobile (Brimob), Senin (20/7/2026). Pendidikan yang berlangsung selama lima bulan ini menjadi langkah strategis Polri dalam mencetak personel Brimob yang profesional, tangguh, berintegritas, dan siap menjalankan tugas menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia.
Upacara pembukaan pendidikan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. di lingkungan SPN Polda Kalsel. Sebanyak 700 peserta didik yang berasal dari berbagai Polda di Indonesia akan menjalani pembinaan fisik, mental, disiplin, serta kemampuan teknis dan taktis sebagai bekal menjadi anggota Korps Brimob Polri.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan, Kapolda Kalsel menegaskan bahwa pendidikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia Polri, khususnya di jajaran Korps Brimob.
“Hari ini kita melaksanakan upacara pembukaan untuk Tamtama Polri berkemampuan Brimob. Ada kurang lebih 700 orang yang kita didik di SPN ini. Mereka terdiri dari perwakilan beberapa Polda di Indonesia,” ujar Kapolda usai memimpin upacara.
Meski SPN Polda Kalsel memiliki kapasitas hingga 1.200 peserta didik, pada angkatan kali ini pendidikan difokuskan kepada 700 siswa agar proses pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan maksimal. Selama lima bulan ke depan, para peserta akan ditempa melalui berbagai materi akademik, latihan fisik, pembentukan karakter, hingga peningkatan kemampuan operasional khas Korps Brimob.
Kapolda juga menilai keberagaman asal daerah para peserta menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun rasa persaudaraan dan semangat kebhinekaan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, para siswa tidak hanya dibentuk menjadi personel yang andal, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan mampu menghargai keragaman budaya Indonesia.
“Harapan kita agar para siswa ini dapat mengikuti pendidikan di Polda Kalsel dengan selamat dan lancar. Dengan keberagaman budaya tersebut, mereka dapat saling mengenal serta menggali kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia,” tuturnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan hingga akhir tahun 2026, seluruh siswa diharapkan siap mengemban tugas sebagai personel Korps Brimob Polri yang profesional, disiplin, dan responsif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Upacara pembukaan pendidikan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, para Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan dan Bhayangkari Cabang SPN, Dandodiklatpur Rindam XXII/Tambun Bungai, Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota Banjarbaru, Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, serta Kapolres Banjarbaru.
Melalui pendidikan ini, SPN Polda Kalsel kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pusat pembentukan personel Polri yang berkualitas, siap mengabdi kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semangat pengabdian dan profesionalisme. (Humas/Nd_234)






