Dosen ULM Perkuat Pendidikan Lingkungan Berbasis Pariwisata di Kawasan Sungai Lok Baintan

IMG-20251223-WA0034

Jelajah Kalimantan News, Banjar – Komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan pendidikan lingkungan di kawasan sungai kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Jumriani, M.Pd, Dosen Program Studi Pendidikan IPS Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 16 Desember 2025, di Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar.

Mengusung tema “Penguatan Pendidikan Lingkungan Berbasis Pariwisata bagi Peserta Didik di Sekolah Kawasan Sungai Desa Lok Baintan Kabupaten Banjar”, kegiatan pengabdian tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah setempat. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program yang dinilai relevan dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat Lok Baintan sebagai kawasan sungai sekaligus destinasi wisata unggulan di Kabupaten Banjar.

Kegiatan ini dihadiri oleh dewan guru serta dosen Program Studi Pendidikan IPS ULM. Kehadiran para pendidik tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi, khususnya dalam mengembangkan model pembelajaran yang kontekstual sesuai karakteristik wilayah sungai dan aktivitas pariwisata masyarakat.

Sebagai pemateri utama, Jumriani, M.Pd menekankan pentingnya pendidikan lingkungan berbasis pariwisata sebagai sarana membangun kesadaran ekologis peserta didik sejak dini. Menurutnya, lingkungan sungai tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga nilai sosial, budaya, dan ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual dalam mata pelajaran IPS.

“Melalui pendidikan lingkungan berbasis pariwisata, peserta didik diajak memahami keterkaitan antara pelestarian lingkungan sungai dan keberlanjutan pariwisata lokal,” ujarnya.

Materi pengabdian mencakup pemanfaatan potensi wisata sungai sebagai sumber pembelajaran, strategi mengintegrasikan isu lingkungan ke dalam kegiatan belajar mengajar, serta penanaman nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian sungai. Peserta didik juga diperkenalkan pada konsep pariwisata berkelanjutan yang menempatkan lingkungan sebagai aset utama yang harus dijaga bersama.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi antara pemateri dan para guru terkait penerapan pendidikan lingkungan dalam kurikulum sekolah. Para guru menyambut positif gagasan tersebut dan berharap materi yang disampaikan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam pembelajaran sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, sekolah-sekolah di kawasan sungai Desa Lok Baintan diharapkan mampu mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap peduli lingkungan pada peserta didik. Program ini sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai agen edukasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sungai dan pariwisata lokal.

Kegiatan pengabdian ditutup dengan sesi foto bersama antara pemateri, dewan guru, dan dosen ULM sebagai simbol kerja sama dan komitmen bersama dalam mengembangkan pendidikan lingkungan yang berkelanjutan di kawasan sungai Desa Lok Baintan, Kabupaten Banjar. (Nd_334)

 

You cannot copy content of this page