Kebun Jagung dan Peternakan ULM Tuai Apresiasi Gubernur dan Kapolda: Model Ketahanan Pangan Berbasis Kampus
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Universitas Lambung Mangkurat (ULM) atas inisiatifnya mengembangkan kebun jagung dan peternakan sapi sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Dalam kunjungannya ke kebun milik ULM, Muhidin menilai bahwa lahan produktif tersebut bukan hanya aset akademik, tetapi juga menjadi contoh nyata yang dapat direplikasi oleh masyarakat. “Jagungnya manis, dan bahkan bubur jagung buatan ibunda Pak Rektor luar biasa. Ini contoh konkret ketahanan pangan berbasis masyarakat,” ujarnya dengan antusias.
Ia juga mengajak warga Kalsel untuk memanfaatkan lahan tidur dan belajar langsung dari model ULM. “Silakan hubungi Pak Rektor kalau ingin belajar berkebun jagung dan kopi. Ini harus jadi gerakan bersama,” tegasnya.
Rektor ULM, Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si, menjelaskan bahwa kebun dan peternakan tersebut merupakan bagian dari visi besar ULM dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan memberi dampak sosial. “Kami juga bersinergi dengan Polda Kalsel dalam pengembangan peternakan sapi. Sebanyak 50 ekor telah kami pasarkan menjelang Iduladha, dan hasilnya turut digunakan untuk membantu mahasiswa kurang mampu melalui subsidi UKT,” jelasnya.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan yang turut hadir dalam panen raya tersebut, turut memberikan dukungan. “Apa yang dilakukan Rektor ULM adalah langkah maju. Ini bisa jadi inspirasi untuk semua elemen masyarakat agar lebih mandiri dalam produksi pangan,” ungkapnya.
Langkah ULM yang mengintegrasikan pendekatan akademik dengan aksi nyata di lapangan dinilai sebagai bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berkutat dalam teori, tapi juga hadir langsung menjawab tantangan masyarakat. (Nd_234)






