Bikin Presiden Terpukau! Kapolda Kalsel Ubah Kantor Polisi Jadi Pusat Logistik Pangan Modern dan Penopang Pendidikan

Screenshot_2026-02-16-10-40-39-54_1c337646f29875672b5a61192b9010f9~2

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Terobosan yang dilakukan Kapolda Kalimantan Selatan benar-benar di luar kebiasaan. Di bawah kepemimpinan Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, Polda Kalsel tidak lagi sekadar menjadi institusi penegak hukum, tetapi bertransformasi menjadi pusat logistik pangan modern yang terintegrasi dengan program sosial dan pendidikan.

Langkah inovatif ini bahkan disebut-sebut membuat Presiden Prabowo Subianto terkesima melihat dampak nyata yang dihasilkan dari pendekatan humanis dan produktif ala “The Kalsel Standard”.

10 Pusat Gizi, 21 Ribu Porsi Makan Gratis Setiap Hari

Sebanyak 10 Pusat Gizi telah dibentuk untuk memproduksi dan menyalurkan 21 ribu porsi makan gratis setiap hari. Program ini menyasar masyarakat kurang mampu, santri, pelajar, hingga kelompok rentan lainnya.

Tidak hanya membagikan makanan, sistem yang dibangun juga berbasis manajemen distribusi modern, memastikan kualitas dan ketepatan sasaran tetap terjaga.

Limbah Jadi Berkah: Zero Waste System

Gebrakan berikutnya tak kalah visioner. Sisa buah dan limbah organik dari dapur diolah menjadi pupuk kompos, sementara limbah pangan tertentu diproses menjadi pakan ternak.

Konsep zero waste system ini menjadikan Polda Kalsel sebagai model pengelolaan pangan berkelanjutan. Teknologi modern dimanfaatkan agar tidak ada bahan terbuang sia-sia.

Plot Twist: 200 Ekor Sapi untuk Biayai UKT Mahasiswa

Yang paling mengejutkan adalah hasil dari pengelolaan peternakan. Sebanyak 200 ekor sapi yang dibudidayakan dalam sistem terpadu dimanfaatkan hasilnya untuk membantu membayar UKT mahasiswa yang terancam putus kuliah karena kesulitan ekonomi.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pendekatan kepolisian bisa lebih dari sekadar keamanan tetapi juga menyentuh ketahanan pangan dan keberlanjutan pendidikan generasi muda.

Polisi atau Pahlawan?

Transformasi yang dilakukan Irjen Rosyanto Yudha Hermawan ini memunculkan satu pertanyaan besar: ini polisi atau pahlawan sosial?

Dengan inovasi yang mengintegrasikan keamanan, ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembiayaan pendidikan, Polda Kalsel menciptakan standar baru dalam pelayanan publik.

Jika model “The Kalsel Standard” ini direplikasi secara nasional, cita-cita Indonesia Emas 2045 bukan lagi sekadar wacana melainkan arah yang sedang dituju dengan langkah nyata.

Berbagai Sumber 
Editor Nando

You cannot copy content of this page