ULM Jadi Tuan Rumah FP2TPK, Kapolda Kalsel Dukung Ketahanan Pangan Sektor Perikanan
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan menjadi tuan rumah Pertemuan Nasional ke-2 Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FP2TPK) Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Grand Qin Hotel Banjarbaru pada Kamis (6/11/2025) ini mengusung tema “Kolaborasi Multi Pihak sebagai Perwujudan Ketahanan Pangan Sektor Perikanan.” Sebanyak 219 peserta dari 51 perguruan tinggi perikanan dan kelautan se-Indonesia berpartisipasi, baik secara luring maupun melalui Zoom.
Acara turut dihadiri oleh Rektor ULM Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si., Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua FP2TPK Indonesia Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, MSc, serta para dekan dan perwakilan perguruan tinggi anggota FP2TPK dari seluruh Indonesia.
Rektor ULM: Forum Strategis untuk Rumuskan Arah Ketahanan Pangan
Dalam sambutannya, Rektor ULM Prof. Ahmad menegaskan bahwa FP2TPK merupakan ruang strategis untuk membahas arah pembangunan nasional, khususnya dalam pemanfaatan potensi perikanan dan kelautan Indonesia.
“Indonesia memiliki potensi luar biasa di bidang perikanan dan kelautan, namun belum tergarap secara optimal. Pertemuan seperti ini diharapkan melahirkan ide dan gagasan baru yang memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Prof. Ahmad juga menekankan peran perguruan tinggi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Jangan sampai kita kalah dari Kapolda Kalsel yang telah mengembangkan 20 kolam bioflok di Pesantren Nurul Hijrah. Itu bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memperkuat ketahanan pangan,” tambahnya.
Kapolda Kalsel Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Nasional
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan paparan mengenai strategi memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, aparat, dan masyarakat untuk mewujudkan sistem pangan yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.
Rangkaian Kegiatan: Lomba Poster hingga Keterlibatan UMKM Lokal
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) ULM, Dr. Ir. H. Untung Bijaksana, MP, selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa pertemuan tahun ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga bulan.
“Kami mengadakan lomba poster penelitian dan pengabdian masyarakat yang diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Mahasiswa juga berperan besar dalam penyelenggaraan acara, dan kami melibatkan UMKM lokal agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Perkuat Sinergi dan Inovasi Antarperguruan Tinggi
Ketua FP2TPK Indonesia, Prof. Fredinan Yulianda, menilai forum ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi perikanan dan kelautan di Indonesia.
“Indonesia adalah negara maritim, tetapi kontribusi sektor perikanan terhadap pendapatan nasional masih jauh dari potensinya. Forum ini diharapkan memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa FP2TPK akan terus mendorong riset kolaboratif dan inovasi berbasis sumber daya kelautan yang bermanfaat bagi masyarakat.
ULM Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Melalui pertemuan nasional ini, ULM menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring akademik, riset, dan inovasi lintas institusi. Kegiatan ini juga menunjukkan kontribusi nyata ULM dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional berbasis sektor perikanan dan kelautan. (*)






