1.200 Porsi Bubur Ikonik Warnai Buka Puasa Ka.Kanwil Kemenag Kalsel Bersama Warga Banua di Sabilal Muhtadin
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Suasana Ramadan di Kota Seribu Sungai terasa kian hangat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd, menggelar buka puasa bersama warga Banua, khususnya jamaah Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Minggu (23/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Masjid Raya Sabilal Muhtadin ini terasa istimewa karena sebanyak 1.200 porsi bubur khas Sabilal Muhtadin disiapkan sebagai menu utama berbuka puasa.
Bubur tersebut dikenal sebagai sajian ikonik Ramadan yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Bahkan pada hari-hari biasa selama Ramadan, pengelola masjid rutin menyediakan sekitar 1.000 porsi untuk jamaah yang berbuka di masjid kebanggaan warga Kalimantan Selatan itu.
“Hari ini, atas nama pribadi, kita menyiapkan 1.200 porsi untuk kita berbuka puasa bersama,” ungkap Muhammad Tambrin, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Ia menjelaskan, bubur yang disajikan dibuat dengan resep turun-temurun sehingga cita rasanya tetap terjaga dari tahun ke tahun. Keistimewaannya, bubur ini hanya tersedia saat bulan suci Ramadan dan hanya bisa dinikmati di Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
“Bubur ini hanya disajikan pada bulan suci Ramadan dan hanya ada di Masjid Raya Sabilal Muhtadin,” ujarnya saat menyampaikan sambutan menjelang amaliah berbuka puasa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, serta para pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Kalsel. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah, pengelola masjid, dan masyarakat Banua dalam suasana penuh berkah Ramadan.
Pada kesempatan itu, Muhammad Tambrin juga menyampaikan doa dan harapannya bagi kepemimpinan daerah serta seluruh masyarakat Kalimantan Selatan. Ia mendoakan agar Gubernur beserta jajaran senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah.
“Kita berdoa semoga Kalimantan Selatan selalu berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah, diberi keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” tuturnya.
Ia berharap Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sebagai modal utama menjaga harmoni dan ketenteraman Banua Kalimantan Selatan. (*/Nd_234)






