Viral! Pria Diteriaki Maling dan Dikungfu Warga, Ternyata Masalah Tarif MiChat dan Dugaan Narkoba

Screenshot_2025-02-09-16-40-18-63_1c337646f29875672b5a61192b9010f9~2

Jelajah Kalimantan News, Samarinda – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diteriaki maling dan dikejar warga di Jalan Pangeran Antasari Gang 8, Samarinda, menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pria berinisial TP (33) terlihat panik berusaha melarikan diri dari kejaran warga.

Namun, hasil penyelidikan Polsek Samarinda Ulu mengungkap fakta mengejutkan. Insiden ini bukanlah kasus pencurian seperti yang diduga banyak orang, melainkan perselisihan antara TP dan seorang wanita berinisial DR yang ia pesan melalui aplikasi MiChat.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa TP memesan jasa DR dengan kesepakatan tarif Rp150 ribu. Namun, saat bertemu, terjadi perbedaan pendapat soal pembayaran. DR menolak melayani TP karena nominal yang diberikan tidak sesuai kesepakatan.

“DR yang merasa dirugikan meneriaki TP dengan sebutan maling, sehingga warga yang tidak mengetahui duduk perkara langsung mengejarnya,” ujar AKP Wawan.

Keributan ini menarik perhatian warga sekitar, namun untungnya petugas patroli segera tiba di lokasi dan mengamankan situasi sebelum massa bertindak lebih jauh. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan barang-barang mencurigakan yang diduga digunakan untuk konsumsi narkoba, seperti enam pipet, satu bong, dan tiga korek api.

“Kami menemukan alat-alat yang biasa digunakan untuk konsumsi narkotika. Saat ini, kami masih mendalami apakah TP hanya pengguna atau juga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba,” tambahnya.

TP kini telah diamankan di Polsek Samarinda Ulu untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, insiden ini menjadi pelajaran penting agar masyarakat lebih berhati-hati sebelum bertindak dan tidak langsung menyimpulkan situasi tanpa mengetahui fakta sebenarnya. (*/Nd_234)

 

You cannot copy content of this page