TRC BPBD Balangan Ditempa Brimob di Pantai Batakan, Siap Hadapi Bencana dengan Mental Baja!

IMG-20260217-WA0055

Jelajah Kalimantan News, Paringin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan sukses menuntaskan pelatihan tahap II Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) yang digelar di Pantai Batakan, Jumat hingga Minggu (13–15 Februari 2026).

Pelatihan lanjutan ini menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas personel kebencanaan guna memperkuat kesiapan fisik, mental, dan solidaritas tim.

Dalam tahap II, para peserta digembleng melalui pembinaan fisik dan mental (bintalsik), peraturan baris-berbaris (PBB), hingga penguatan wawasan kebangsaan. Seluruh materi dilaksanakan secara terstruktur dengan pendampingan instruktur dari Satuan Brimob Pelopor C Tabalong.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, mengungkapkan rasa puas atas kelancaran pelatihan tersebut.

“Alhamdulillah tahap II ini sudah kita selesaikan tanpa kendala berarti. Peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan komitmen tinggi dan mampu menyerap materi dengan baik,” ujarnya.

Menurut Rahmi, pelatihan ini berdampak positif terhadap kesiapan personel dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan. Ia berharap peningkatan kapasitas ini dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan, khususnya dalam tugas pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah Balangan.

“Produktivitas dan profesionalitas harus semakin terpupuk. Bekal yang diperoleh di sini sangat penting untuk tugas darurat,” tegasnya.

Semangat peserta pun tak kalah membara. Yahya (57), peserta tertua dalam pelatihan tersebut, mengaku banyak mendapatkan manfaat selama mengikuti kegiatan.

“Kegiatan ini membuat kami lebih baik lagi. Pengetahuan yang didapatkan mudah-mudahan bisa kami gunakan di lapangan. Sebagai relawan, kami ingin bekerja lebih baik lagi,” katanya.

Selain penguatan materi, pelatihan juga menjadi ajang membangun solidaritas. Interaksi intens selama kegiatan disebut mampu mempererat ikatan emosional antaranggota.

“Di lapangan nanti tentu harus solid dan saling mendukung,” tambah Yahya.

Sementara itu, Gusti, instruktur dari Brimob Pelopor C Tabalong, menilai para peserta menunjukkan semangat luar biasa meski berasal dari latar belakang berbeda.

“Pesertanya cepat menyerap materi. Dengan berbagai karakter yang ada, mereka dibentuk supaya bisa bekerja dalam satu tim,” ujarnya.

Dengan rampungnya pelatihan tahap II ini, BPBD Balangan optimistis Tim Reaksi Cepat semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana. Hasil pembinaan yang telah ditempa di Pantai Batakan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam setiap penanganan darurat di daerah.

Reporter Dayat
Editor Nando

You cannot copy content of this page