Terminal Mangkrak, Sopir Enggan Masuk: Kapuas Punya Infrastruktur Tanpa Fungsi

Screenshot_2025-06-15-08-29-24-92_1c337646f29875672b5a61192b9010f9~2

Jelajah Kalimantan News, Kuala Kapuas – Bangunan Terminal Kapuas yang berlokasi di Jalan Jepang, Pulau Telo, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, kini berubah fungsi bukan lagi sebagai pusat aktivitas transportasi, melainkan menjadi simbol kemubaziran infrastruktur.

Investigasi yang dilakukan wartawan Jelajah Kalimantan News pada Kamis (12/6) menemukan kondisi terminal dalam keadaan tak beroperasi. Sepi, tak terurus, dan dipenuhi ilalang, terminal ini bahkan terkesan angker dan terabaikan. Padahal dulunya dibangun sebagai sarana utama angkutan antarwilayah.

Beredar kabar bahwa para sopir angkutan umum enggan masuk dan menggunakan terminal ini. Lokasinya yang terlalu jauh dari pusat kota dianggap tidak menguntungkan. “Terminal sepi penumpang, terlalu jauh dari keramaian. Lebih baik kami ngetem di tengah kota,” ungkap salah seorang sopir yang ditemui di seputaran pasar.

Kondisi ini mengundang tanda tanya besar tentang perencanaan pembangunan fasilitas publik di Kapuas. Tanpa kejelasan fungsi dan strategi pemanfaatan, Terminal Kapuas terancam menjadi bangunan mangkrak yang hanya menyisakan cerita tentang proyek yang gagal menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengevaluasi dan mengambil langkah konkret terhadap keberadaan terminal ini, sebelum terlambat dan benar-benar menjadi kawasan mati yang menambah beban anggaran daerah. (Nd_234)

 

 

 

 

You cannot copy content of this page