Pemkab Barito Kuala Gaspol Tekan Angka Stunting, Wabup Herman Susilo: Ini Bukan Sekadar Program, Tapi Ibadah
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala terus menunjukkan komitmen kuat dalam menekan angka stunting di daerahnya. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), digelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) tingkat kabupaten di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Rabu (15/10).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Kuala, H. Herman Susilo, S.M., yang juga menjabat sebagai Ketua TP3S. Dalam arahannya, Herman menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral seluruh lapisan masyarakat.
“Stunting ini perlu kita pahami bersama, karena merupakan tanggung jawab kita terhadap anak-anak di Kabupaten Barito Kuala. Mereka adalah masa depan bangsa yang harus kita siapkan dengan baik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, program penanganan stunting di Batola telah menunjukkan hasil positif, terutama dalam peningkatan berat dan tinggi badan anak. Namun demikian, Herman mengakui masih terdapat berbagai tantangan di lapangan.
“Alhamdulillah, ada peningkatan dari hasil program ini. Namun kendala tetap ada, mulai dari keterbatasan kuota, lokasi yang jauh, hingga kesadaran orang tua yang masih perlu ditingkatkan,” jelasnya.
Herman juga mengajak seluruh SKPD, perangkat daerah, dan pemerintah desa untuk berkolaborasi secara aktif. Ia menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dan pemanfaatan program desa yang sejalan dengan tujuan TP3S.
“Mari kita bekerja sama dengan pemerintah desa agar data dan program yang dijalankan bisa sejalan. Ini bukan sekadar program, tapi juga ibadah. Karena menyelamatkan anak-anak kita berarti menyelamatkan masa depan bangsa,” tegasnya.
Rakor tersebut diikuti oleh 157 peserta yang berasal dari berbagai unsur instansi, mulai dari TP PKK, GOW, Dharma Wanita Persatuan, Kementerian Agama, SKPD, camat se-Barito Kuala, kepala puskesmas, tenaga gizi, penyuluh KB, hingga perwakilan KUA dan Baznas.
Turut hadir Sekretaris Daerah Batola, H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc. selaku Wakil Ketua TP3S yang memberikan paparan, serta Kepala DPPKBP3A Batola, Dr. Hj. Azizah Sri Widari, M.PH. yang menyampaikan laporan kegiatan.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, kemudian dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai strategi kolaboratif lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Barito Kuala. (Aa/Nd_234)






