Hari Pertama Puasa, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari! Cabai Rawit Tembus Rp85 Ribu, Beras Premium & Kedelai Lampaui HET
Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satgas Pangan dari Polda Kalsel langsung bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Antasari, Banjarmasin, Kamis (19/2/2026) pagi.
Tim yang dipimpin AKP Hotman Mangasi Purba, S.H. bersama sejumlah personel turun langsung ke lapak pedagang untuk memastikan stabilitas harga dan mencegah penimbunan bahan pokok selama Ramadhan.
Cabai Rawit Merah Paling “Pedas”
Dari hasil pemantauan, komoditas cabai rawit merah mencatat lonjakan paling signifikan. Harganya tembus di kisaran Rp80.000 hingga Rp85.000 per kilogram, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang hanya Rp40.000 hingga Rp57.000 per kg.
Sementara itu, cabai keriting relatif masih dalam batas wajar di angka Rp40.000 per kg.
Tak hanya cabai, beras premium juga menjadi sorotan. Di Pasar Antasari, beras premium dijual Rp16.400 per kg, melampaui HET Rp15.400 per kg. Sebaliknya, beras medium justru berada di bawah HET dengan harga Rp11.000 hingga Rp13.000 per kg (HET Rp14.000 per kg).
Komoditas kedelai pun terpantau berada di atas ketentuan, dijual Rp14.000 per kg, sedangkan HET-nya Rp11.500 per kg.
Daging Sapi Sedikit Lewati HET
Untuk daging sapi, harga jual tercatat Rp145.000 per kg, sedikit di atas batas atas HET sebesar Rp140.000 per kg.
Namun, kabar baik datang dari sejumlah komoditas lain. Daging ayam ras dijual Rp30.000–Rp31.000 per kg, masih jauh di bawah HET Rp40.000 per kg. Telur ayam ras stabil di angka Rp30.000 per kg sesuai HET.
Bawang merah berada di kisaran Rp35.000–Rp36.000 per kg (HET Rp36.500–Rp41.500), sementara bawang putih Rp39.000–Rp40.000 per kg (HET Rp38.000–Rp40.000).
Gula pasir dan minyak goreng rakyat (Minyakita) juga terpantau stabil masing-masing di Rp17.500 per kg dan Rp15.700 per liter.
Polisi Siap Gelar Operasi Pasar
Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menegaskan, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala selama Ramadhan.
“Kita turun langsung untuk memastikan tidak ada penimbunan dan kenaikan harga yang tidak wajar. Stok secara umum aman. Untuk komoditas yang masih di atas HET, akan kita koordinasikan dengan instansi terkait. Bila perlu, operasi pasar akan kita gelar,” tegas Kompol Oliestha.
Pihaknya juga mengimbau pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan serta meminta masyarakat tidak melakukan panic buying.
“Belanja secukupnya dan bijak. Insya Allah stok pangan di Kalsel aman hingga Idul Fitri nanti,” pungkasnya. (Humas/Nd_234)






