Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Bapokting di Lotte Mart Banjarmasin, Beras Sesuai HET, Cabai di Atas HAP

0
IMG-20260222-WA0032

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melalui Satgas Pangan kembali melakukan pengecekan dan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di Lotte Mart Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., didampingi Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., bersama sejumlah personel lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga jual di tingkat konsumen tetap sesuai ketentuan pemerintah, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan stok menjelang Ramadhan.

Hasil Pengecekan Harga dan Stok

Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas terpantau masih dalam batas kewajaran.

Beras premium dijual Rp15.400 per kilogram, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, stoknya tercatat sedikit berkurang akibat keterlambatan pengiriman dari supplier.

Untuk cabai keriting, harga mencapai Rp72.900 per kilogram atau berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), meskipun ketersediaan barang masih tergolong aman. Bawang merah juga tercatat Rp71.900 per kilogram (di atas HAP), dengan stok yang tetap tersedia.

Sementara itu, telur ayam ras dibanderol Rp29.800 per kilogram (sesuai HET) dan stok aman. Daging ayam ras justru berada di bawah HAP, yakni Rp38.000 per kilogram, dengan pasokan mencukupi. Bawang putih dijual Rp39.000 per kilogram (sesuai HAP) dan dalam kondisi stok aman.

Adapun daging sapi dipatok Rp130.000 per kilogram sesuai HAP. Namun, pihak manajemen Lotte Mart menyampaikan saat ini tidak lagi menjual daging sapi beku. Untuk gula pasir, harga tercatat Rp17.500 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok aman.

Pengawasan Rutin Jelang Ramadhan

AKP Krismandra menegaskan bahwa kegiatan pemantauan akan terus dilakukan setiap hari guna menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok, terutama saat momentum Ramadhan yang berpotensi meningkatkan permintaan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan barang serta tetap mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Masyarakat juga kami harapkan berbelanja secara bijak dan tidak panik,” tegasnya.

Dengan pengawasan intensif dari Satgas Pangan Polda Kalsel, diharapkan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin, tetap terkendali sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang wajar. (Humas/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page