BNNP Kalsel Catat Kinerja Gemilang 2025: Pengungkapan Kasus Lampaui Target, Anggaran Terserap 99,31 Persen

1002784989

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan mencatatkan kinerja yang sangat positif sepanjang tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Kepala BNNP Kalimantan Selatan Kombes Pol Asep Taufik, S.I.K., berbagai program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kalsel Kombes Pol Andri Koko Prabowo, S.I.K., M.H., yang mewakili Kepala BNNP Kalsel dalam pemaparan capaian kinerja akhir tahun.

Secara geografis, Provinsi Kalimantan Selatan memiliki luas wilayah 38.744,23 km², terdiri dari 11 kabupaten dan 2 kota dengan jumlah penduduk mencapai 4.182.695 jiwa. Wilayah kerja BNNP Kalsel mencakup seluruh 13 kabupaten/kota, dengan 8 daerah telah memiliki BNN Kabupaten/Kota (BNNK), sementara 5 kabupaten lainnya masih dilayani melalui zona kerja lintas wilayah.

“Meski belum seluruh kabupaten memiliki BNNK, pelaksanaan P4GN tetap berjalan optimal melalui pola zonasi, koordinasi, dan sinergi antarsatker,” ujar Kombes Andri Koko.

Realisasi Anggaran Nyaris Sempurna

BNNP Kalimantan Selatan mencatatkan realisasi anggaran sebesar 99,31 persen dari total pagu Rp10,7 miliar. Hampir seluruh bidang menunjukkan serapan maksimal, mulai dari Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Rehabilitasi, Pemberantasan, hingga Bagian Umum.

Pengungkapan Kasus Narkotika Melampaui Target

Pada bidang pemberantasan, BNNP Kalsel kembali menunjukkan kinerja impresif. Sepanjang tahun 2025, 24 berkas perkara berhasil ditangani, melampaui target 15 perkara. Dari jumlah tersebut, 19 berkas telah dinyatakan P-21, sementara sisanya masih dalam proses penyidikan.

Pengungkapan kasus narkotika periode 2023 hingga 2025 secara konsisten melebihi target yang ditetapkan, meskipun aparat menghadapi tantangan modus operandi jaringan narkotika yang terus berubah dan penggunaan identitas samaran.

Barang bukti yang diamankan pun beragam, mulai dari narkotika jenis sabu, ganja, ekstasi, psikotropika, hingga uang tunai, kendaraan bermotor, dan aset tidak bergerak.

Sinergi Kuat dengan Stakeholder

BNNP Kalsel terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hingga 2025, telah terjalin puluhan kerja sama dalam bentuk MoU dan PKS dengan pemerintah daerah, instansi pendidikan, lembaga kesehatan, aparat penegak hukum, hingga sektor swasta. Salah satu fokus utama adalah integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di lingkungan pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Pencegahan Masif hingga Desa Bersinar

Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi masif, tes urine, pembentukan relawan, hingga penguatan Desa Bersinar (Bersih Narkoba). Sepanjang 2025, 161.670 masyarakat terjangkau kegiatan diseminasi informasi P4GN. Selain itu, 450 relawan P4GN aktif tersebar di sembilan kabupaten/kota.

Program Kampung Narkoba juga menjadi perhatian khusus, dengan intervensi terpadu berupa tes urine, pelatihan life skill, dan pendampingan masyarakat.

Layanan Rehabilitasi Lampaui Target

Pada bidang rehabilitasi, BNNP Kalsel mencatat capaian signifikan. Dari target 250 klien, tercatat 374 klien memperoleh layanan rehabilitasi atau 150 persen dari target. Mayoritas klien merupakan kelompok usia produktif 18–40 tahun, dengan jenis zat dominan sabu.

Inovasi Mobil Rehabilitasi Keliling turut memperluas akses layanan dengan capaian 122 persen, menjangkau kawasan publik, desa, hingga pusat keramaian.

Sementara itu, layanan pascarehabilitasi juga mencapai 104 persen, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pemulihan dan reintegrasi sosial klien.

Komitmen Wujudkan Kalsel Bersih Narkoba

Dengan capaian kinerja yang solid sepanjang 2025, BNNP Kalimantan Selatan bersama seluruh stakeholder menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat langkah P4GN.

“Kami bertekad mewujudkan Kalimantan Selatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui sinergi, inovasi, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” pungkas Kombes Andri Koko Prabowo. (Nd_234)

You cannot copy content of this page