Pemprov Kalsel Gandeng DPN Perkuat Ketahanan Daerah, Karhutla dan Ancaman Siber Jadi Perhatian

0
IMG-20261013-WA0000

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memperkuat sinergi dengan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) guna meningkatkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di bidang pertahanan.

Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam kunjungan Tim Kedeputian Geostrategi DPN yang diterima Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin, di Ruang Sekdaprov Kalsel, Senin (12/10/2026).

Kunjungan yang dipimpin Marsma TNI Agus Wahyudi itu turut disambut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel, Ferdi Yospi Libia Erwinda.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi strategis antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendukung pertahanan dan ketahanan nasional.

Ketua Tim Kedeputian Geostrategi DPN, Marsma TNI Agus Wahyudi, menyampaikan bahwa kedatangan timnya tidak sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan tugas dan fungsi DPN dapat dipahami lebih luas.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, DPN berencana menggelar sosialisasi mengenai tugas dan fungsi lembaga pada 14 Oktober 2026.

“Kami juga berencana akan menggelar sosialisasi tentang tugas dan fungsi kami yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2026 ini,” ujar Agus Wahyudi, didampingi anggota tim, Kolonel Laut (H) Rudy Hartono dan Kolonel Inf Suharji Aji Sriwijayanto.

Sekdaprov Kalsel Tekankan Pentingnya Kewaspadaan Dini

Sekdaprov Kalsel Muhammad Syarifuddin menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan faktor penting dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas wilayah.

Menurutnya, komunikasi lintas sektor perlu terus diperkuat untuk menjaga kondusivitas daerah, meningkatkan kewaspadaan dini, serta mendukung ketahanan nasional.

Syarifuddin berharap kehadiran DPN dapat membuka ruang koordinasi yang lebih luas bagi Pemprov Kalsel dalam menghadapi berbagai persoalan strategis, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman di ruang siber.

“Kami Pemprov Kalsel menyambut gembira, terima kasih atas kedatangan dari Dewan Pertahanan Nasional ke Kalimantan Selatan. Kedatangan ini di samping sosialisasi juga nantinya banyak membantu daerah dalam berbagai hal. Seperti sekarang ini berhubungan dengan karhutla, siber dan lain sebagainya. Mudah-mudahan ini nantinya kita bisa bersinergi dalam berbagai hal berkaitan dengan pertahanan di daerah,” ungkap Syarifuddin.

Ia berharap, kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi daerah melalui koordinasi yang terarah, terutama dalam menghadapi dinamika ancaman yang memerlukan keterlibatan berbagai instansi.

Pertemuan antara Pemprov Kalsel dan DPN kemudian ditutup dengan pertukaran cenderamata oleh Sekdaprov Muhammad Syarifuddin dan Ketua Tim Kedeputian Geostrategi DPN Marsma TNI Agus Wahyudi.

Pertukaran cenderamata tersebut menjadi simbol terjalinnya silaturahmi serta penguatan hubungan kelembagaan antara kedua pihak.

Melalui sinergi ini, Pemprov Kalsel berharap koordinasi dengan DPN semakin solid dalam mendukung ketahanan nasional, menjaga stabilitas daerah, dan mengantisipasi berbagai tantangan strategis di Kalimantan Selatan.

(Rin/Adpim)
Foto: Naimah Mahmudah/Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kalsel.

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page