Wamendag Dyah Roro Esti Dorong UMKM “BISA” Ekspor dan Perkuat Perdagangan di Kuliah Umum ULM

IMG-20241118-WA0038

JELAJAH KALIMANTAN NEWS, BANJARMASIN – Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, memberikan kuliah umum di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin (18/11/2024). Dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan mahasiswi, acara yang berlangsung di General Building ini membahas kebijakan perdagangan Indonesia dalam merespons tantangan global serta mendukung visi pemerintah.

Wamendag memaparkan bahwa Indonesia telah mencatat surplus neraca perdagangan selama 53 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, dengan capaian surplus sebesar USD 21,98 miliar pada periode Januari hingga September 2024. Selain itu, ekspor nonmigas juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 0,39% dalam periode yang sama.

Dyah Roro Esti menegaskan bahwa guna mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% pada 2029, Kementerian Perdagangan fokus pada pengamanan pasar domestik, perluasan pasar ekspor, dan peningkatan program UMKM “BISA” Ekspor. Ia juga menyoroti strategi multi-track dalam perundingan perdagangan internasional—baik secara multilateral, regional, maupun bilateral—untuk meningkatkan nilai ekspor nasional serta memberikan insentif bagi pelaku ekonomi.

Selain memberikan paparan, Wamendag juga turut menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan ULM yang bertujuan memperkuat kerja sama strategis antara Kemendag RI dan universitas tersebut. Dalam sambutannya, Rektor ULM, Prof. Akhmad Alim Bahri, mengapresiasi upaya Kemendag dalam menggandeng perguruan tinggi guna menciptakan inovasi di sektor perdagangan dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Kuliah umum ini disambut dengan antusias oleh civitas akademika ULM, yang menunjukkan minat besar terhadap isu-isu perdagangan dan inovasi di tingkat nasional maupun internasional. (Nd_234)

 

You cannot copy content of this page