Proyek Dermaga Pasar Baru Rp1,95 Miliar Sesuai Prosedur, Kadishub Banjarmasin Tegaskan Tak Pernah Blokir Wartawan

0
IMG20260227094408

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin memberikan klarifikasi resmi terkait pelaksanaan Proyek Peningkatan Kawasan Dermaga Pasar Baru Tahun Anggaran 2025 sekaligus membantah pemberitaan yang menyebut adanya pemblokiran WhatsApp terhadap salah satu wartawan media online nasional.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, H. Slamet Begjo, A.TD., MT. menegaskan bahwa proyek peningkatan kawasan dermaga yang bersumber dari APBD dengan nilai kontrak Rp1.951.764.000 telah berjalan sesuai prosedur, tahapan teknis, dan mekanisme pengawasan yang berlaku.

“Seluruh proses, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan pekerjaan konstruksi sudah melalui sistem administrasi dan pengawasan internal yang ketat, sesuai regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah,” tegasnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (27/02/2026).

Pekerjaan Masuk Tahap Finishing

Menurut Slamet, proyek peningkatan kawasan Dermaga Pasar Baru saat ini masih dalam tahap penyempurnaan atau finishing. Ia memastikan progres pekerjaan terus diawasi hingga tuntas dan sesuai spesifikasi teknis.

Peningkatan kawasan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas transportasi sungai serta mempercantik wajah kawasan Pasar Baru sebagai salah satu titik aktivitas ekonomi masyarakat Kota Banjarmasin.

Bantah Blokir WhatsApp Wartawan

Terkait pemberitaan yang menyebut dirinya memblokir WhatsApp seorang wartawan, Slamet menegaskan kabar tersebut tidak benar.

“Saya tidak pernah sama sekali melakukan pemblokiran WhatsApp wartawan tersebut maupun rekan-rekan media lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat wartawan tersebut mencoba kembali menghubunginya untuk meminta konfirmasi tambahan, kebetulan telepon genggamnya dalam kondisi mati karena kehabisan baterai.

“Waktu itu handphone saya low batt dan mati. Jadi bukan diblokir. Itu hanya kesalahpahaman saja,” jelasnya.

Wartawan Adalah Mitra Pemerintah

Slamet menekankan bahwa media merupakan mitra strategis pemerintah dalam fungsi kontrol dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Buat apa saya memblokir wartawan? Wartawan adalah mitra pemerintah. Tanpa dukungan dan kontrol dari awak media, pemerintah juga tidak bisa berjalan maksimal,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penjelasan terkait proyek Dermaga Pasar Baru telah disampaikan secara terbuka dan lengkap kepada wartawan yang bersangkutan.

Di akhir klarifikasinya, ia berharap insan pers dapat menggali informasi secara lebih menyeluruh sebelum mempublikasikan berita agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya berharap rekan-rekan media saat melakukan konfirmasi bisa lebih lengkap menggali informasi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang justru merugikan semua pihak,” pungkasnya. (Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page