Perkuat Ekonomi Desa, Pemkab Balangan Gelar Capacity Building Pengurus Koperasi Merah Putih
Jelajah Kalimantan News, Paringin – Pemerintah Kabupaten Balangan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (DKUKMTK), kegiatan capacity building bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) digelar di Meeting Room Hotel Ar-Raudah Syari’ah Balangan, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pengurus koperasi merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dari sektor pedesaan.
Menurutnya, desa memiliki posisi vital sebagai fondasi pembangunan. Oleh karena itu, kualitas sumber daya manusia pengelola koperasi harus terus ditingkatkan agar mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan desa dapat berkembang menjadi lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing, sehingga mampu berkontribusi lebih luas terhadap pembangunan,” ujarnya.
Akhmad Fauzi juga menambahkan, program ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Balangan yang berfokus pada penguatan desa, baik melalui optimalisasi dana desa maupun pengembangan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Tak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter pengurus koperasi yang adaptif, inovatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi DKUKMTK Balangan, Rasyidi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan, seperti Balangan Coal, Adaro Andalan Indonesia Group, PT SIS, dan PT BUMA.
Sebanyak 78 peserta dari 39 desa di lima kecamatan turut ambil bagian dalam pelatihan ini, yakni Paringin, Paringin Selatan, Awayan, Juai, dan Halong.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola potensi desa sekaligus menjawab berbagai tantangan yang dihadapi koperasi,” jelasnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini para pengurus dapat menjalankan manajemen koperasi secara profesional serta mampu menggali dan mengembangkan potensi usaha di desa masing-masing.
Dengan demikian, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi lembaga ekonomi semata, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Reporter Dayat Editor Nando






