Menko Polkam RI Kunjungi Kalsel, Wagub Hasnuryadi Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah Kunci Stabilitas dan Pembangunan

0
IMG-20260801-WA0049-1000x540

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru  – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, serta tokoh masyarakat di Gedung Dr. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Forkopimda kabupaten/kota, serta para kepala daerah se-Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, serta harmoni sosial yang menjadi prasyarat penting bagi keberhasilan pembangunan.

Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Menko Polkam RI ke Kalimantan Selatan yang dinilai menjadi momentum strategis untuk mempererat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

“Kehadiran Bapak Menteri merupakan kehormatan bagi kami sekaligus menjadi energi untuk semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar Hasnuryadi.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga sangat bergantung pada terciptanya stabilitas politik dan keamanan. Karena itu, kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, lembaga vertikal, hingga seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.

Hasnuryadi juga mengajak seluruh komponen masyarakat menjaga kerukunan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Kalimantan Selatan. Nilai persaudaraan, gotong royong, dan toleransi, kata dia, merupakan modal sosial yang harus terus dipelihara demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa Kalimantan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi, serta pelestarian lingkungan nasional.

Menurut Djamari, posisi strategis tersebut menuntut kolaborasi yang lebih kuat di antara seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai persoalan, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan, pemberantasan pertambangan tanpa izin, illegal logging, penyelesaian konflik agraria, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

“Kalimantan memiliki posisi yang sangat strategis. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus terus memperkuat kolaborasi agar setiap tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa pemerintahan Presiden Republik Indonesia mengusung konsep “President of Solutions”, yakni pemerintahan yang berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan terukur melalui program-program prioritas nasional.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan buku “Presiden Solusi” dari Menko Polkam RI kepada Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, serta mendukung percepatan pembangunan di Banua.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, unsur Forkopimda Kalsel, para bupati dan wakil bupati se-Kalimantan Selatan, serta tokoh masyarakat. (Adpim/Nd_234)

 

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page