Mahasiswa Melbourne University Kunjungi BSI, Pelajari Resiliensi dan Uniknya Keuangan Syariah Indonesia

6877018f6569c

Jelajah Kalimantan News, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menjadi sorotan internasional. Kali ini, mahasiswa dari Melbourne University, Australia, melakukan kunjungan pendidikan ke BSI dalam rangka studi banding ilmu ekonomi bekerja sama dengan Universitas Indonesia. Ketertarikan mereka berfokus pada sistem keuangan syariah di Indonesia yang dinilai tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta, mengapresiasi ketertarikan mahasiswa asing terhadap industri keuangan syariah. “Kami menyambut baik minat mahasiswa internasional mempelajari industri keuangan syariah. BSI hadir sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dengan dukungan penuh dari pemerintah untuk memajukan ekonomi nasional melalui sistem yang halal, modern, digital, dan inklusif,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, para mahasiswa mendapat penjelasan mengenai fungsi intermediasi perbankan syariah, mulai dari penghimpunan dana hingga penyaluran pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. BSI mengusung positioning unik sebagai Sahabat Finansial, Sosial & Spiritual, termasuk kontribusi zakat perusahaan yang sudah dirasakan oleh lebih dari 225 ribu penerima manfaat di sektor pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

Hingga Maret 2025, BSI mencatatkan kinerja solid dengan total aset Rp401 triliun, tumbuh 12% secara tahunan, melampaui rata-rata industri perbankan. Ini menjadi bukti resiliensi BSI di tengah tantangan ekonomi global.

Meski indeks literasi keuangan syariah di Indonesia masih 43,42% dan inklusi baru 13,41% (data OJK), BSI berkomitmen meningkatkan angka tersebut lewat program CEO Mengajar, partisipasi di ISEF Bank Indonesia, hingga SYAFIF OJK. Tak hanya itu, sejak 2021 hingga 2025, BSI telah menyalurkan lebih dari 8.616 beasiswa prestasi bagi mahasiswa kurang mampu maupun unggulan melalui program BSI Scholarship.

“Setiap tahun kami juga menerima kunjungan dari profesional, akademisi, hingga regulator internasional untuk membuka kolaborasi global di bidang keuangan syariah,” tambah Bob.

BSI juga menanamkan nilai maqashid syariah dalam setiap lini bisnisnya dan menjalankan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) melalui tiga pilar: Sustainable Banking, Sustainable Operation, dan Sustainability Beyond Banking.

Menutup kunjungan, BSI menegaskan komitmen mereka untuk terus meningkatkan kualitas SDM, termasuk dengan memberikan beasiswa studi ke Top 10 universitas dunia, salah satunya di Australia, negeri asal para mahasiswa Melbourne University tersebut.

Sumber: IQPlus

Editor: Nd_234

 

You cannot copy content of this page