Hafis Ansyari Dorong Pembenahan Tabat Besar Kali Maraup, Disiapkan Jadi Wisata Alam Balangan

IMG-20260113-WA0048

Jelajah Kalimantan News, Paringin – Anggota DPRD Kabupaten Balangan dari Komisi III, Hafis Ansyari, meninjau langsung lokasi Tabat Besar atau Bendungan Kali Maraup yang terletak di Desa Inan Panggung, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Selasa (13/1/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Hafis menilai bahwa pada Tahun 2026 mendatang, Tabat Besar Kali Maraup perlu mendapat perhatian serius untuk dibenahi dan dikembangkan sebagai objek wisata alam, tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai irigasi pedesaan warisan karya para nenek moyang.

“Tabat besar ini bukan hanya bendungan biasa, tetapi bagian dari sejarah dan sistem irigasi tradisional masyarakat. Pemerintah Kabupaten Balangan siap mengocorkan dana untuk pembenahan kawasan ini,” ungkap Hafis kepada awak media.

Ia menjelaskan, pembenahan yang direncanakan meliputi pembangunan jembatan kecil serta sebuah pendopo atau tempat berkumpul yang akan dibangun di atas danau kawasan Tabat Besar. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan masyarakat maupun tamu yang berkunjung.

Selama beberapa tahun terakhir, kawasan Tabat Besar telah menjadi pusat berbagai kegiatan budaya masyarakat Desa Inan Panggung, salah satunya lomba menangkap ikan yang rutin digelar dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari warga. Kegiatan tersebut bahkan kerap dihadiri langsung oleh Bupati Balangan dan ribuan masyarakat.

“Peserta lomba biasanya mencapai ratusan orang, mulai dari orang dewasa, anak muda hingga anak-anak, baik laki-laki maupun perempuan. Mereka menggunakan alat tradisional seperti jala (lunta), hancau, tangguk, halawit hingga sarakap,” jelas Hafis.

Beragam jenis ikan berhasil diperoleh masyarakat dalam lomba tersebut, yang didominasi ikan rawa seperti ikan gabus, sapat, sapat siam, pepuyu kapar, dan patung. Selain itu, di lokasi yang sama juga ditemukan berbagai ikan sungai seperti saluang, puyau, baung, sanggiringan, laris, banjir, serta jenis ikan sungai lainnya.

Dengan rencana pembenahan Tabat Besar ini, Hafis berharap ke depan kegiatan lomba tangkap ikan maupun agenda kemasyarakatan lainnya dapat berlangsung lebih nyaman.

“Nantinya, jika ada lomba atau kegiatan besar, para pejabat dan tamu yang hadir sudah memiliki tempat yang layak dan representatif,” pungkasnya.

Tabat Besar atau Kali Maraup sendiri cukup dikenal di wilayah setempat, tidak hanya sebagai objek wisata alami, tetapi juga sebagai sumber irigasi pedesaan sekaligus kawasan berkembang biaknya berbagai jenis ikan sungai dan rawa.

Reporter Dayat 
Editor Nando

You cannot copy content of this page