Gerakan Tanam Serempak di Batola, Bupati Bahrul Ilmi Dorong Optimasi 1.696 Hektare Sawah untuk Ketahanan Pangan

0
IMG-20260314-WA0016

Jelajah Kalimantan News, Batola – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Kementerian Pertanian melaksanakan Gerakan Tanam Serempak dalam rangka program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana, Kamis (12/03) ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati H. Bahrul Ilmi, Dandim 1005/Barito Kuala Anton Mahriadi, jajaran Forkopimcam Mandastana, Kepala Dinas Pertanian, para penyuluh, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam program ini, Kabupaten Barito Kuala menargetkan optimalisasi lahan sawah seluas 1.696 hektare pada periode 2025–2026. Melalui program Optimasi Lahan (Oplah) rawa, Desa Puntik Dalam menjadi salah satu titik penting dalam upaya mencapai target tersebut.

Sebelumnya, lahan pertanian di wilayah tersebut telah melalui tahap uji coba model Demfarm (demonstrasi farming) yang menunjukkan hasil cukup menjanjikan. Dengan penggunaan varietas padi unggul, produktivitas lahan diharapkan mampu mencapai hingga 6 ton per hektare.

Secara nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program Cetak Sawah Rakyat merupakan kunci untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Senada dengan itu, Bupati H. Bahrul Ilmi menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung kemajuan sektor pertanian di daerah.

“Kalimantan Selatan, khususnya Barito Kuala, memiliki lahan pertanian terluas di antara 13 kabupaten/kota. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berdiskusi dan membantu demi kemajuan pertanian di daerah kita agar menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya.

Dukungan penuh juga datang dari unsur TNI. Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi menyatakan kesiapan personelnya untuk mendampingi para petani di lapangan. Menurutnya, keterlibatan TNI merupakan wujud komitmen dalam menjaga stabilitas pangan daerah melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara optimal.

Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian juga terus mendorong pemanfaatan lahan secara maksimal. Gerakan tanam serempak ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat dalam mewujudkan visi Presiden RI terkait ketahanan pangan nasional.

Dengan langkah masif tersebut, Kabupaten Barito Kuala optimistis dapat memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan swasembada pangan di masa depan. (Diskominfo/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page