BPBD Balangan Ikuti Bimtek Sistem Komando Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana
Jelajah Kalimantan News, Paringin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini diikuti perwakilan dari berbagai daerah, termasuk BPBD Balangan yang mengirimkan salah satu anggotanya, A. Ady Anshari.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, pada Kamis (13/11/2025) mengatakan bahwa sistem komando penanganan darurat bencana merupakan upaya terstruktur dalam satu komando untuk mengintegrasikan respons darurat menjadi lebih efektif dan efisien. Sistem ini diperlukan untuk mengendalikan ancaman maupun dampak bencana yang dapat terjadi kapan saja.
“Melihat kondisi geografis dan luasnya wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Balangan, potensi kerawanan bencana selalu ada. Bencana alam dapat terjadi di mana saja dan kapan saja,” ujarnya.
Menurut H. Rahmi, pelatihan ini penting untuk memberikan pemahaman yang sama kepada para pelaku penanggulangan bencana terkait langkah-langkah penanganan darurat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya fungsi koordinasi, komando, dan pelaksanaan dalam situasi darurat.
Ia menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Kepala BNPB Nomor 3 Tahun 2016, pos komando memiliki tugas strategis seperti pengkajian kebutuhan darurat, perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, pengendalian operasi, koordinasi lintas instansi, hingga pengelolaan data dan informasi kebencanaan.
“Posko darurat bencana kabupaten/kota wajib melaporkan pelaksanaan operasi kepada Kepala BPBD dengan tembusan instansi terkait. Sementara di tingkat nasional, posko PDB melapor kepada Kepala BNPB,” jelasnya.
Fungsi posko komando juga mencakup perencanaan hingga evaluasi seluruh rangkaian pelaksanaan penanganan darurat, memastikan setiap langkah berjalan terkoordinasi dengan baik.
Dengan mengikuti bimtek ini, BPBD Balangan berharap dapat memperkuat kemampuan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah setempat, sekaligus meningkatkan efektivitas sistem komando darurat dari tingkat daerah hingga provinsi.
Reporter Dayat Editor Nando






