BPBD Balangan Finalisasi Dokumenter Banjir Tebing Tinggi, Jadi Media Edukasi dan Mitigasi Bencana
Jelajah Kalimantan News, Paringin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan bersama Kecamatan Tebing Tinggi terus mematangkan penyusunan video dan buku dokumenter bertajuk “Banjir dan Banjir Bandang Kecamatan Tebing Tinggi”. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat finalisasi draf yang digelar di Ruang Rapat BPBD Balangan, Kamis (4/6/2026).
Rapat tersebut difokuskan pada penyempurnaan materi, narasi, serta validasi data yang akan dituangkan dalam video dan buku dokumenter. Kehadiran dokumentasi ini diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah peristiwa banjir, tetapi juga berfungsi sebagai referensi edukasi kebencanaan dan bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, mengatakan dokumentasi kebencanaan yang akurat dan mudah dipahami memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana.
“Video dan buku dokumenter ini bukan hanya catatan sejarah banjir dan banjir bandang di Tebing Tinggi, tetapi juga menjadi media pembelajaran. Kami ingin masyarakat lebih paham potensi bencana, tanda-tanda awal, serta langkah evakuasi yang tepat. Harapannya, ke depan kerugian jiwa dan materi bisa diminimalkan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek dibahas secara mendalam, mulai dari penyempurnaan alur cerita, validasi data kejadian, penyajian testimoni warga terdampak, hingga rekomendasi langkah-langkah mitigasi yang akan dimuat dalam dokumenter.
Selain itu, BPBD Balangan bersama Kecamatan Tebing Tinggi juga menyepakati target penyelesaian produk dokumentasi tersebut beserta mekanisme distribusinya. Nantinya, video dan buku dokumenter akan disebarluaskan ke sekolah-sekolah, pemerintah desa, dan instansi terkait sebagai bahan sosialisasi serta edukasi kebencanaan.
Menurut H. Rahmi, dokumentasi tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir.
“Dengan adanya video dan buku dokumenter ini, kami optimistis kesadaran dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Tebing Tinggi dapat terus meningkat, sejalan dengan upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Balangan,” harapnya.
Melalui dokumentasi yang komprehensif tersebut, BPBD Balangan berharap masyarakat tidak hanya mengenang peristiwa bencana yang pernah terjadi, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai langkah pencegahan, kesiapsiagaan, serta tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi ancaman banjir dan banjir bandang.
Reporter Dayat Editor Nando






