Banjir Bandang Terparah Terjang Tebing Tinggi, DPRD Balangan Minta PDAM Gratiskan Tagihan Januari
Jelajah Kalimantan News, Paringin – Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, menimbulkan dampak besar bagi masyarakat, khususnya terhadap perekonomian warga terdampak. Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan perabot rumah tangga, barang elektronik, hingga usaha kecil milik masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Balangan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahbudin, menyampaikan keprihatinannya atas besarnya dampak yang ditimbulkan banjir bandang tersebut. Hal itu disampaikannya kepada awak media pada Kamis (1/1/2026).
Syahbudin menyebutkan, berdasarkan data sementara, jumlah rumah warga yang terdampak banjir bandang mencapai sekitar 1.400 unit. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan dampak yang sangat signifikan baik dari sisi sosial maupun ekonomi masyarakat.
“Kurang lebih ada sekitar 1.400 rumah warga yang terdampak. Ini tentu memberikan dampak besar, tidak hanya secara sosial tetapi juga ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pascabanjir warga sangat membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan, terutama dalam membersihkan rumah serta lingkungan yang dipenuhi lumpur dan sisa material banjir.
Sebagai bentuk kepedulian, Syahbudin meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar menggratiskan pembayaran tagihan air bersih selama bulan Januari 2026 bagi warga desa yang terdampak banjir bandang.
“Kami selaku DPRD Balangan meminta PDAM menggratiskan pembayaran PDAM selama bulan Januari ini bagi warga desa yang terdampak banjir,” harapnya.
Syahbudin juga mengungkapkan bahwa banjir bandang yang terjadi kali ini merupakan banjir terbesar yang pernah melanda Kecamatan Tebing Tinggi. Sebelumnya, wilayah tersebut hanya mengalami banjir biasa dan belum pernah terjadi banjir bandang sebesar ini.
“Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami dari DPRD Balangan akan terus meninjau dan memantau kondisi warga, khususnya yang terdampak banjir, hingga masyarakat benar-benar merasa aman dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.
Jika ingin versi lebih singkat, lebih tajam untuk headline, atau gaya kriminal–pemerintahan khas media lokal Kalsel, tinggal bilang saja.
Reporter Dayat Editor Nando






