Ribuan Jemaah Padati Haul Datu Kandang Haji di Juai, Camat Nanang Edward Apresiasi Perhatian Bupati Balangan terhadap Destinasi Wisata Religi

IMG-20251016-WA0033~2

Jelajah Kalimantan News, Paringin – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati kawasan makam Datu Kandang Haji di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Juai, Rabu malam (15/10/2025). Acara haul ulama besar yang dikenal dengan nama Datu Surya Sakti Mangku Alam atau Patih Bantar Alam ini berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius.

Datu Kandang Haji merupakan salah satu tokoh besar dan berpengaruh di Kabupaten Balangan. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai sosok ulama dan pemimpin yang membangun sejumlah masjid bersejarah, seperti Masjid Al Mukarramah di Desa Bangkal, Masjid Jannatul Ma’wa di Desa Buntu Karau, serta Masjid Siraajul Huda di Desa Paran. Sejumlah benda pusaka peninggalannya pun masih lestari hingga kini.

Camat Juai, Nanang Edward, yang turut hadir bersama ribuan jemaah, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya haul tahun ini. Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Balangan H. Abdul Hadi yang telah memberikan perhatian besar terhadap kawasan makam Datu Kandang Haji.

“Peranan pemerintah sudah sangat luar biasa. Atas nama masyarakat Kecamatan Juai, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Balangan yang telah melakukan rehab total infrastruktur area makam Datu Kandang Haji. Kini kawasan tersebut menjadi jauh lebih nyaman dan layak sebagai destinasi wisata religi bersejarah,” ujar Nanang.

Nanang berharap proses pembangunan kawasan makam yang masih berlangsung bisa segera rampung sepenuhnya tahun depan. Ia juga mengusulkan agar area parkir dan lokasi jemaah dapat dipasangi paving block guna meningkatkan kenyamanan para pengunjung.

“Mudah-mudahan pada haul berikutnya, seluruh fasilitas sudah selesai 100 persen dan jemaah yang hadir semakin banyak, tidak hanya dari Kalsel dan Kaltim, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia,” harapnya.

Haul Datu Kandang Haji setiap tahunnya menjadi salah satu agenda religi terbesar di Kabupaten Balangan. Selain sebagai ajang silaturahmi umat, kegiatan ini juga memperkuat semangat pelestarian nilai-nilai keislaman dan sejarah lokal yang diwariskan oleh para ulama terdahulu.

Reporter Dayat
Editor Nando

You cannot copy content of this page