Polda Kalsel Siapkan 2.189 Personel Amankan Lebaran 2026, Operasi Ketupat Fokus Pengamanan Mudik dan Stabilitas Harga

0
IMG-20260310-WA0065

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral guna mematangkan kesiapan pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Selasa (10/3/2026). Rakor tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, mulai dari perwakilan Gubernur, Danrem, Danlanal, Danlanud hingga instansi terkait lainnya.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menyampaikan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan bahwa fokus utama rakor adalah kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang bertujuan memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Menurut Kapolda, sejumlah tantangan menjadi perhatian dalam pengamanan tahun ini, mulai dari dinamika situasi kamtibmas global dan nasional, perkembangan kondisi di wilayah Kalimantan Selatan, hingga faktor cuaca serta potensi bencana hidrometeorologi.

Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, Polda Kalsel akan mengerahkan sebanyak 2.189 personel gabungan yang terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Selain itu, aparat juga menyiapkan fasilitas pengamanan di sejumlah titik strategis berupa 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan yang akan memantau sekitar 3.740 titik pengamanan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Tidak hanya fokus pada keamanan lalu lintas dan kriminalitas, Kapolda juga menegaskan bahwa Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus memonitor harga Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian.

“Kami menjaga jangan sampai ada kenaikan harga yang cukup tinggi dan memonitor agar tidak ada penimbunan. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas,” tegas Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan, sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan Dr. H. Supian HK, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Kapolda Kalsel terkait strategi pengamanan wilayah menjelang Lebaran.

“Ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi masyarakat juga harus ikut serta menjaga keamanan, terutama dalam menjaga ketertiban arus mudik dan balik agar selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Selain aspek keamanan, DPRD Kalsel juga memberikan perhatian pada kesiapan infrastruktur, terutama perbaikan jalan di sekitar lokasi pelaksanaan Haul Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampayan). Anggaran perbaikan jalan tersebut telah disiapkan melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

DPRD juga meminta agar pembersihan lingkungan dilakukan, termasuk merapikan pohon-pohon di pinggir jalan yang rawan tumbang. Dinas PU diminta bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

“Pohon yang mengganggu ketertiban umum harus segera dibersihkan agar tidak membahayakan masyarakat,” tambah Supian HK.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd. memastikan kondisi harga bahan kebutuhan pokok di pasaran saat ini masih terpantau stabil.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap menyiapkan langkah antisipatif dengan rencana menggelar program pasar murah jika diperlukan untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

“Yang jelas, sesuai tadi yang disampaikan bahwa sementara ini harga bahan pokok itu stabil, dan kalau memang dibutuhkan juga akan dilakukan pasar murah,” ujar Sekda Kalsel.

Dengan sinergi antara kepolisian, DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pengamanan Idul Fitri serta pelaksanaan Haul Datu Kelampayan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. (Humas/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page