Pedagang Pasar Sudimampir Tolak Tarif Parkir Per Jam, Pengunjung Kian Sepi

IMG20260108134841

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Kebijakan penerapan tarif parkir yang dihitung per jam di kawasan Pasar Sudimampir menuai penolakan keras dari para pedagang. Mereka menilai kebijakan tersebut berdampak besar terhadap penurunan jumlah pengunjung dan omzet pedagang.

Sejak sekitar satu tahun terakhir, Pasar Sudimampir telah dipasangi palang parkir. Awalnya, pengunjung mengira tarif parkir berlaku flat. Namun belakangan diketahui bahwa tarif parkir mobil diberlakukan dengan sistem per jam, yang dinilai memberatkan pembeli.

“Kalau parkir dihitung per jam, orang jadi malas masuk ke pasar. Dampaknya sudah sangat terasa, pasar jadi sepi,” ujar salah satu pedagang yang sudah berdagang secara turun-temurun hingga tiga generasi di Pasar Sudimampir.

Menurut para pedagang, kebijakan tersebut semakin memperparah kondisi pasar tradisional yang saat ini harus bersaing dengan pusat perbelanjaan modern dan belanja online. Mereka khawatir, ke depan tarif parkir per jam juga akan diberlakukan untuk sepeda motor.

“Sekarang saja untuk mobil sudah per jam, takutnya nanti motor juga ikut. Kalau begitu, pembeli makin enggan datang,” keluh pedagang lainnya.

Para pedagang secara tegas menyatakan tidak setuju dengan kebijakan tarif parkir per jam tersebut dan berharap dinas terkait dapat segera membatalkannya. Mereka meminta agar tarif parkir kembali diberlakukan secara tetap (flat), demi menghidupkan kembali aktivitas jual beli di pasar.

“Harapan kami sederhana, tarif parkir jangan dihitung per jam. Palang parkir saja sudah berdampak besar menurunkan pengunjung,” tegas pedagang.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin H. Slamet Begjo, A.TD., MT saat di hubungi via WhatsApp, Kamis (8/1/2026) mengatakan, hasil peninjauan lapangan unit ka.upt parkir Dishub per sore ini parkir normal kembali, pengelola akan kami berikan teguran karena memberlakukan tarif progresif sepihak (Nd_234)

You cannot copy content of this page