Kuali Merah Putih Turun ke Banjarbaru, Korem 101/Antasari dan Bobon Santoso Siapkan 3.000 Porsi Makanan per Hari serta Salurkan 1.000 Paket Bantuan Presiden
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Kepedulian terhadap para pejuang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan diwujudkan melalui aksi kemanusiaan Kuali Merah Putih (KMP). Korem 101/Antasari bersama Bobon Santoso dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel menyiapkan 3.000 porsi makanan setiap hari serta menyalurkan 1.000 paket bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bagi relawan dan masyarakat terdampak karhutla.
Kegiatan yang berlangsung pada 26–27 Oktober 2026 tersebut dipusatkan di Posko Karhutla Guntung Damar, Banjarbaru. Dapur umum didirikan sebagai pusat memasak dan menyiapkan ribuan porsi makanan untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah posko penanganan karhutla.
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., bersama Bobon Santoso dan unsur Forkopimda Kalsel terlibat dalam kegiatan memasak menggunakan kuali berukuran besar. Aksi ini menjadi bentuk dukungan nyata untuk membantu memenuhi kebutuhan logistik para relawan yang berjibaku memadamkan api.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kalsel, perwakilan Gubernur Kalsel melalui Kepala BPBD Kalsel, Wakapolda Kalsel, Kabinda Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Kasrem 101/Antasari, perwakilan Danlanud Sjamsudin Noor melalui Kadister Lanud Sjamsudin Noor, serta para Kasi Kasrem 101/Antasari.
Dalam kegiatan tersebut, Korem 101/Antasari bersama Tim Kuali Merah Putih Bobon Santoso menyiapkan sebanyak 3.000 porsi makanan setiap hari. Berbagai menu disajikan, mulai dari ayam kari, sapi saus tiram, capcay, aneka sayuran tumis, hingga minuman siap saji.
Makanan tersebut didistribusikan untuk mendukung kebutuhan konsumsi para relawan dan petugas di sejumlah titik penanganan karhutla, yakni Posko Sambang Lihum, Hutan Lindung, Pengayuan, Jalan Kurnia, dan Posko Guntung Damar.
Selain untuk para petugas di lapangan, makanan juga diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Kehadiran dapur umum ini diharapkan dapat membantu menjaga stamina para relawan selama menjalankan tugas, sekaligus memastikan kebutuhan konsumsi mereka tetap terpenuhi di tengah upaya penanggulangan karhutla.
Aksi Kuali Merah Putih tidak berhenti pada kegiatan memasak dan distribusi makanan. Korem 101/Antasari bersama Tim Kuali Merah Putih dan para relawan juga melanjutkan kegiatan dengan membantu pemadaman api karhutla di kawasan Sambang Lihum.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari aparat, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat.
Dukungan logistik dan keterlibatan langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya penanganan bencana, terutama ketika para petugas harus bekerja keras menghadapi kebakaran di sejumlah kawasan.
Selain menyediakan ribuan porsi makanan, kegiatan kemanusiaan tersebut juga diisi dengan penyaluran 1.000 paket bantuan berupa sembako dan alat kesehatan. Bantuan itu merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Paket bantuan selanjutnya didistribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, termasuk masyarakat terdampak karhutla dan para relawan yang terlibat dalam penanganan bencana.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menunjang kebutuhan para relawan selama menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan.
Sinergi antara Korem 101/Antasari, Tim Kuali Merah Putih, Forkopimda Kalsel, dan unsur terkait menjadi wujud gotong royong dalam menghadapi bencana yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus mengatakan, kegiatan Kuali Merah Putih dilaksanakan untuk memberikan dukungan kepada para relawan yang terus berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Banjarbaru.
“Alhamdulillah Tim Kuali Merah Putih ini memberikan support untuk relawan-relawan yang ada di Banjarbaru karena menyempatkan juga untuk membuka dapur umum, sehingga kita harapkan tim relawan terus bersemangat dan hujan bisa turun di Banjarbaru,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan dapur umum diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para relawan sehingga mereka tetap bersemangat dalam menjalankan tugas penanganan karhutla.
Aksi kemanusiaan ini sekaligus menjadi gambaran pentingnya kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi bencana. Di tengah perjuangan memadamkan api, dukungan berupa makanan, bantuan kebutuhan pokok, dan alat kesehatan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu para relawan serta masyarakat terdampak.
Melalui Kuali Merah Putih, Korem 101/Antasari bersama berbagai pihak berharap penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dapat berjalan optimal, semangat para relawan tetap terjaga, dan beban masyarakat yang terdampak dapat diringankan. (Pen 101)






