Kapolda Kalsel Pimpin Apel, 750 Personel Disiagakan Hadapi Karhutla dan Potensi Gangguan Kamtibmas

0
IMG-20260414-WA0041

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan menggelar Apel Gelar Kesiapsiagaan Sarana Prasarana (Sarpras) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta peralatan pengamanan pengendalian massa (Dalmas) di Lapangan Ditlantas Km 21 Banjarbaru, Selasa (14/4/2026) pagi.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Rosyanto Yudha Hermawan sebagai langkah antisipasi dini menghadapi musim kemarau sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Melalui Kabid Humas Adam Erwindi, disampaikan bahwa Kapolda menegaskan Kalimantan Selatan memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan gambut.

“Pengecekan ini untuk memastikan seluruh peralatan, mulai dari mesin pompa air, selang hingga kendaraan taktis penanggulangan api, dalam kondisi siap digunakan kapan saja,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh seluruh jajaran. Ia mengingatkan agar tidak ada kelengahan dalam menghadapi ancaman Karhutla yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat kabut asap.

Sebanyak 750 personel telah disiagakan untuk mengantisipasi potensi kebakaran agar tidak meluas. Selain itu, Polda Kalsel juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perlengkapan Dalmas dan PHH (Penanggulangan Huru-Hara).

Pemeriksaan meliputi kendaraan taktis seperti water cannon, security barrier, hingga perlengkapan individu seperti helm, tameng, rompi pelindung, serta alat komunikasi dan gas air mata. Hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan personel dalam menghadapi dinamika sosial di masyarakat.

Tak hanya itu, Kapolda juga menekankan pentingnya sinergitas antar satuan fungsi untuk menciptakan respons cepat (quick response) dalam situasi darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui cara membakar. Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum yang berat.

Apel ini diharapkan mampu menyamakan standar kesiapsiagaan seluruh jajaran Polres di bawah Polda Kalsel dalam menghadapi ancaman Karhutla maupun gangguan kamtibmas, demi menjaga Bumi Lambung Mangkurat tetap aman dan lestari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kalsel, Irwasda, para Pejabat Utama Polda Kalsel, serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran. (Humas/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page