Festival Budaya Meratus II Sukses Digelar di Desa Kapul: Tradisi Dayak Meratus Bersinar, Pariwisata Balangan Terangkat

IMG-20251124-WA0019

Jelajah Kalimantan News, Paringin – Festival Budaya Meratus II kembali hadir memeriahkan Kabupaten Balangan selama tiga hari, 21–23 November 2025. Berlokasi di Desa Kapul, Kecamatan Halong, gelaran budaya tahunan ini menampilkan kekayaan tradisi Dayak Meratus yang dikemas melalui berbagai perlombaan, pertunjukan seni, dan pameran ekonomi kreatif.

Mengusung tema “Anrawat Seni Budaya Amak Panyangga Banua Jayaa Rakat Mufakat Huang Pambelum Basatu Taam Nuju Kamajuan,” festival mengajak masyarakat untuk merawat seni budaya sebagai penyangga kejayaan banua serta memperkuat kebersamaan menuju kemajuan daerah.

Ragam perlombaan tradisional seperti menyumpit, tarik gintur, menumbuk padi, balastik, bercerita dalam bahasa Dayak, mengukir mandau, hingga menganyam turut memeriahkan acara. Parade kostum tradisional juga menjadi salah satu daya tarik yang menyedot perhatian pengunjung.

Ketua Pelaksana, Jaini, menyampaikan bahwa festival ini diharapkan dapat berlangsung berkesinambungan dan memberi dampak nyata bagi peningkatan pariwisata serta pemberdayaan ekonomi kreatif di Balangan.

“Kegiatan ini bertujuan menggali, mengangkat, melestarikan, serta mempromosikan kekayaan seni dan tradisi Dayak Meratus. Selain itu, festival juga meningkatkan kebersamaan dalam pengelolaan event berbasis masyarakat, memacu kreativitas, dan mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif,” ujarnya.

Wabup Tutup Acara, Apresiasi Komitmen Masyarakat

Festival Budaya Meratus II resmi ditutup oleh Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi, pada Minggu (23/11/2025). Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen masyarakat Desa Kapul yang tetap menjaga keaslian adat dan tradisi Meratus di tengah arus modernisasi.

“Festival ini menjadi bukti nyata komitmen kita untuk menjaga dan mempromosikan budaya Meratus. Yang membanggakan, partisipasi masyarakat datang dari berbagai usia, terutama generasi muda yang kelak mewarisi tradisi ini,” ucapnya.

Wabup juga menekankan bahwa keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya bertumpu pada sarana dan prasarana, tetapi juga keramahan masyarakat dalam memberikan pelayanan kepada para pengunjung.

Ia berharap Festival Budaya Meratus dapat menjadi agenda tahunan berskala nasional dan memberi manfaat besar bagi ekonomi masyarakat.

“Dengan dukungan semua pihak, Desa Kapul kini menjadi salah satu desa wisata unggulan di Balangan. Semoga festival ini terus memperkuat identitas budaya dan daya tarik wisata daerah,” tambahnya.

Pameran Produk Lokal Ramaikan Festival

Selain pertunjukan seni, festival tahun ini juga diisi oleh pameran produk unggulan dan kuliner tradisional. Sebanyak 10 stan pelaku usaha lokal menampilkan kerajinan khas Meratus, olahan pangan lokal, hingga makanan tradisional yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Festival Budaya Meratus II kembali menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk merayakan identitas budaya, sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Reporter Dayat
Editor Nando

You cannot copy content of this page