Bupati Barito Kuala Buka Bimtek Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan Desa: Dorong Transparansi dan Tata Kelola yang Akuntabel

WhatsApp-Image-2025-10-23-at-10.28.55

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, Bupati Barito Kuala (Batola) secara resmi membuka Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan bagi Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta Kaur Keuangan se-Kecamatan Mekarsari, Selasa (21/10/2025), bertempat di Hotel Roditha Banjarmasin.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Barito Kuala, Camat Mekarsari beserta unsur Forkopimcam, jajaran Polsek dan Koramil Mekarsari, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), serta seluruh peserta dari desa-desa di Kecamatan Mekarsari.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang menjadi wadah penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam bidang pengelolaan keuangan dan perpajakan.

“Bimtek ini sangat penting, karena kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan sistem pengelolaan keuangan desa berjalan dengan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan aparatur desa memahami tata aturan administrasi dan perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 5.600 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Barito Kuala akan diaktifkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)-nya melalui sistem aplikasi CoreTax. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi menuju sistem perpajakan yang modern dan transparan.

“Ini bagian dari tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintahan untuk mendukung program pemerintah hingga ke tingkat desa. Semoga sistem ini berjalan baik dengan dukungan semua pihak,” tambahnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berharap kegiatan ini mampu melahirkan aparatur desa yang profesional, tertib administrasi, serta memiliki pola pikir selaras dalam membangun desa.

“Administrasi itu sangat penting. Sebagus apa pun pekerjaan di lapangan, jika administrasinya tidak tertata, hasilnya tidak akan dinilai baik,” tegasnya.

Ia pun mendorong seluruh desa di Kabupaten Barito Kuala untuk terus berbenah menuju predikat Desa Mandiri. Saat ini terdapat 195 desa di 17 kecamatan yang menjadi sasaran penilaian dalam program tersebut.

“Mari bersama-sama kita dorong perubahan agar Kabupaten Barito Kuala dapat menjadi kabupaten terbaik dan menjadi contoh bagi 13 kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan pembukaan resmi oleh Bupati Barito Kuala.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Selasa, 21 Oktober 2025, Bimtek Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan bagi Desa, Sekdes, dan Kaur Keuangan se-Kecamatan Mekarsari secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Bimtek ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Barito Kuala. (Diskominfo/Nd_234)

 

 

 

You cannot copy content of this page