ULM dan OJK Gelar Student Integrity Campaign: Siapkan Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Dunia Keuangan yang Bersih

IMG_20250617_184757.jpg-1

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas melalui kolaborasi strategis bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kolaborasi ini diwujudkan dalam kegiatan Student Integrity Campaign (In Camp) yang berlangsung di lingkungan kampus ULM dengan mengusung tema “Bareng OJK, Bangun Dunia Keuangan yang Bersih dan Berintegritas.”

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh total 860 mahasiswa 440 hadir secara langsung dan 420 mengikuti secara daring menjadikannya forum edukatif yang membahas tata kelola, etika, serta risiko sektor jasa keuangan di era digital.

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Roadshow Governansi OJK secara nasional. “Kami ingin membangun kesadaran sejak dini kepada generasi muda bahwa integritas adalah fondasi dari sistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya. Ia juga menyoroti pentingnya audit internal sebagai alat perbaikan, bukan hanya pengawasan, serta bagaimana teknologi baru seperti AI dan machine learning tetap harus berada dalam koridor governance yang kuat.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, Prof. Dr. Ahmad Yunani, M.Si, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Kami berharap nilai-nilai integritas tidak hanya menjadi slogan, tapi betul-betul tertanam dalam sikap dan tindakan mahasiswa, baik di kampus maupun saat terjun ke dunia kerja,” ujarnya.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Prof. Niki Lukviarman dari Komite Etik Level Governance OJK, serta Agus Maiyo, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, yang turut memperkaya diskusi dengan perspektif tata kelola dan pengawasan sektor jasa keuangan dari berbagai level.

Melalui pendekatan yang edukatif, dialogis, dan inklusif, kegiatan In Camp ini menjadi langkah konkret ULM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai akuntabilitas dan transparansi di tengah tantangan dunia profesional yang semakin kompleks.

“Mahasiswa hari ini adalah penggerak ekonomi esok hari. Merekalah harapan untuk menciptakan ekosistem keuangan yang jujur, beretika, dan terpercaya,” pungkas Sophia Wattimena. (Nd_234)

 

You cannot copy content of this page