Disbunnak Kalsel Beri Penghargaan Kelompok Tani dan Peternak Berprestasi, Dorong Produktivitas dan Daya Saing Banua
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Semarak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pelaku utama pembangunan yang telah berkontribusi dalam memajukan Banua.
Salah satunya dilakukan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalsel dengan memberikan penghargaan kepada kelompok tani pekebun dan peternak berprestasi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Penetapan penerima penghargaan tersebut dilakukan Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, melalui Surat Keputusan Nomor 500.7/1242/DISBUNAK/2026.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi kelompok tani dan peternak agar terus meningkatkan produktivitas, inovasi, kelembagaan, serta mengembangkan usaha berbasis agribisnis yang berkelanjutan.
Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, mengatakan keberhasilan kelompok tani dan peternak yang meraih penghargaan merupakan buah dari kerja keras, konsistensi, serta kemampuan dalam mengembangkan potensi sektor perkebunan dan peternakan di daerah.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada kelompok tani dan peternak yang telah menunjukkan prestasi dan kinerja terbaik. Kami berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi penerima, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha,” ujar Suparmi di Banjarbaru, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, kelompok tani dan peternak memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan dan peternakan, khususnya dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Suparmi berharap kelompok-kelompok yang berhasil meraih penghargaan dapat menjadi contoh dan sumber inspirasi bagi kelompok tani serta peternak lainnya di seluruh Kalimantan Selatan.
“Kami ingin kelompok-kelompok yang berprestasi ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi kelompok lainnya. Terus berinovasi, memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas produksi, dan menciptakan nilai tambah sehingga usaha yang dijalankan semakin berdaya saing,” katanya.
Tiga Komoditas Berprestasi
Pada komoditas karet melalui Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), Terbaik I diraih Poktan Pelita Abadi dari Kabupaten Tabalong. Terbaik II diraih Poktan Kapekate dari Kabupaten Tanah Laut, sedangkan Terbaik III diraih Poktan Suka Maju dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Sementara pada komoditas sapi, Terbaik I diraih Poktan Sumber Rejeki Kabupaten Tabalong, Terbaik II Poktan Maju Makmur Kabupaten Tapin, dan Terbaik III Gapoktan Wijaya Kusuma Kabupaten Barito Kuala.
Adapun pada komoditas itik, Terbaik I diraih KWT Anggrek Merah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Terbaik II Poktan Usaha Bersama Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Terbaik III Poktan Subur Makmur Kabupaten Banjar.
Suparmi menegaskan, pemberian penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong lahirnya kelompok tani dan peternak yang semakin mandiri, produktif, inovatif, serta mampu mengelola usaha secara berkelanjutan.
“Pembangunan perkebunan dan peternakan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, peternak, pelaku usaha, dan seluruh pihak terkait. Dengan kolaborasi tersebut, kita optimistis sektor ini dapat memberikan nilai tambah dan semakin berkontribusi terhadap perekonomian Banua,” jelasnya.
Melalui penghargaan tersebut, Disbunnak Kalsel berharap prestasi kelompok tani pekebun dan peternak terbaik tingkat provinsi dapat menjadi pemacu semangat bagi kelompok lainnya di 13 kabupaten/kota.
Dengan demikian, sektor perkebunan dan peternakan di Kalimantan Selatan diharapkan semakin berkembang melalui peningkatan kualitas, produktivitas, inovasi, nilai tambah, dan daya saing, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Banua. (MC Kalsel/scw)






