“SEMANGAT BAJA” Digas: Barito Kuala Targetkan Kabupaten Sehat Lewat Gerakan Bangun Jamban

Screenshot_2025-07-10-14-51-34-28_1c337646f29875672b5a61192b9010f9~3

Jelajah Kalimantan News, Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala terus menggenjot upaya mewujudkan lingkungan sehat melalui peluncuran Program Unggulan SEMANGAT BAJA (Semua Masyarakat Sehat, Bangun Jamban), Kamis (10/07) di Aula Selidah. Program ini merupakan bagian dari strategi besar dalam menciptakan Kabupaten Barito Kuala Sehat dan dibuka langsung oleh Bupati H. Bahrul Ilmi.

Dalam arahannya, Bupati Bahrul menegaskan pentingnya percepatan pembangunan sanitasi lingkungan berbasis masyarakat, mengingat capaian sanitasi layak di Barito Kuala masih berada di angka 71,05%, dan hanya 21% desa yang telah berstatus Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).

Program ini bukan hanya soal membangun jamban, tapi juga soal membangun kesadaran dan budaya hidup bersih. Melalui pendekatan STBM, kita ingin masyarakat menjadi pelaku utama dalam perubahan perilaku hidup sehat,” tegas Bahrul.

STBM atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat menjadi landasan utama dari program ini. Diperkuat oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2014, STBM menekankan pada pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan akses terhadap air minum dan sanitasi dasar.

Program SEMANGAT BAJA melibatkan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, hingga dunia usaha melalui CSR. Salah satu aksi nyata yang mulai dilakukan adalah pelatihan tukang desa untuk pembangunan jamban keluarga dan jamban tripicon.

Melalui program ini, Pemkab Batola berharap mampu mendorong lebih banyak desa keluar dari status buang air besar sembarangan dan mempercepat tercapainya target nasional akses sanitasi layak 90% dan sanitasi aman 15%.

Ini adalah gerakan bersama. Dengan semangat gotong royong, kita bisa wujudkan Barito Kuala sebagai kabupaten sehat,” pungkas Bahrul. (*/Nd_234)

 

 

 

 

 

 

You cannot copy content of this page