Es Kopi Enduls Puskesmas Paringin Selatan Percepat Temuan Kasus TBC, 303 Terduga Terdeteksi!
Jelajah Kalimantan News, Balangan – Puskesmas Paringin Selatan terus berinovasi dalam menanggulangi penyebaran Tuberkulosis (TBC) dengan meluncurkan program bertajuk “Es Kopi Enduls” atau Investigasi Kontak Erat Penderita Tuberkulosis. Program ini terbukti efektif mempercepat penemuan kasus TBC baru di masyarakat.
Kepala Puskesmas Paringin Selatan, drg. Siti Marfuah, menjelaskan bahwa inovasi ini hadir sebagai jawaban atas rendahnya angka temuan kasus TBC dan kurang optimalnya pelacakan aktif di lapangan. “Es Kopi Enduls dilakukan selama satu minggu untuk setiap kasus indeks. Jika belum semua kontak diskrining, maka kader akan melakukan kunjungan ulang keesokan harinya,” jelasnya, Jumat (11/7/2025).
Inovator program, Herma Juniarsih, menambahkan bahwa pendekatan komunitas menjadi kunci keberhasilan inovasi ini. Melibatkan kepala desa dan membentuk kader TB di tiap desa menjadi bagian penting dari strategi. “Beberapa desa bahkan sudah menerbitkan SK kader TB sehingga mereka menerima honor rutin,” terangnya.
Hasilnya sangat signifikan. Sejak Maret 2024, program ini berhasil mengidentifikasi 303 orang terduga TBC yang kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Angka ini melonjak drastis dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencatat 79 orang terduga.
Inovasi ini juga berdampak pada peningkatan pemahaman masyarakat tentang TBC, serta mendorong pemerintah desa lebih aktif dalam pencegahan dan pengendalian penyakit. “Kami berharap Es Kopi Enduls mampu mendeteksi kasus TBC lebih dini, termasuk TBC laten pada anak-anak dan orang dewasa, sehingga bisa segera diobati dan tidak menular lebih luas,” harap Herma.
Program Es Kopi Enduls kini menjadi strategi penting dalam pengendalian TBC di Balangan, dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya mewujudkan Indonesia bebas TBC. (Hidayatullah)






