Lewat Pekan Hijau, CSR Balangan Coal Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Balangan

IMG-20260210-WA0023

Jelajah Kalimantan News, Paringin – Komitmen Balangan Coal dalam mendukung pelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bekerja sama dengan Balangan Green Leader, Balangan Coal kembali menggelar Pekan Hijau di Balangan yang berlangsung di Gedung Sanggam, Paringin, pada Selasa hingga Rabu (10–11/2/2026).

Kegiatan yang mendukung Program Sekolah Adiwiyata ini diikuti oleh 138 pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Balangan. Para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas edukatif dan kreatif yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan meliputi kampanye dan talkshow lingkungan, lomba video konten kreatif, fashion show berbahan limbah sekolah, lomba mewarnai dan menggambar, hingga pembuatan alat peraga edukatif dari barang bekas. Seluruh kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai ramah lingkungan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh pelajar.

CSR Section Head Balangan Coal, Heriansyah Rusli, mengatakan kolaborasi ini telah memasuki tahun kedua dan menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Balangan.

“Balangan Coal ingin mendorong perubahan kondisi lingkungan, dimulai dari hal kecil di sekolah. Harapannya, dampaknya bisa dirasakan di masa depan dan kegiatan ini dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Balangan Green Leader, Mustafa Fahmi, menjelaskan bahwa Pekan Hijau di Balangan telah dilaksanakan sejak 2025 dengan mengusung konsep PHDB (Pa Hadi Balangan). Konsep ini bertujuan membangun budaya ramah lingkungan di lingkungan sekolah sekaligus masyarakat luas.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Balangan. Mewakili Bupati Balangan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Nor menilai keterlibatan dunia usaha seperti Balangan Coal memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan berkelanjutan,” tuturnya.

Reporter Dayat 
Editor Nando

You cannot copy content of this page