Kobarkan Semangat Pejuang, Wirawati Catur Panca Balangan Gelar Konsolidasi se-Kalsel dan Tabur Bunga ke Makam Pahlawan
Jelajah Kalimantan News, Paringin – Menghidupkan kembali semangat perjuangan perempuan 45 yang hampir terlupakan, Keluarga Besar Wirawati Catur Panca Pejuang 45 Kabupaten Balangan menggelar konsolidasi se-Kalimantan Selatan, Rabu (12/11/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Bappeda Balangan dan dihadiri oleh para pengurus serta anggota Wirawati Catur Panca dari berbagai kabupaten di Kalsel, seperti Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Banjar, Banjarbaru, dan Batola.
Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, pertemuan ini menjadi ajang memperkuat silaturahmi sekaligus mengingatkan kembali peran besar para wanita pejuang 45 yang turut berjuang dengan titik darah penghabisan demi kemerdekaan Indonesia.
Ketua Keluarga Besar Wirawati Catur Panca Balangan yang diwakili oleh Wakil Bupati Balangan Hj. Yanti Fauzi mengajak seluruh anggota untuk terus aktif mengorganisir dan memperjuangkan hak-hak kaum wanita pejuang 45.
“Kita ingin memastikan para wanita pejuang 45 ini tetap diingat dan dihargai atas jasa-jasanya. Mereka adalah bagian penting dari sejarah bangsa, dan sudah seharusnya mendapatkan perhatian serta empati dari masyarakat dan pemerintah,” ujar Hj. Yanti Fauzi.
Sementara itu, Ketua Wirawati Catur Panca Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Hj. Sessi Rewetty Rivilla, M.Pd, menjelaskan bahwa organisasi ini telah berdiri sejak tahun 1976 atas prakarsa Ibu Tien Soeharto.
“Wirawati Catur Panca berarti ‘Prajurit Wanita Empat Lima’. Organisasi ini dibentuk untuk melestarikan semangat juang 45, memperjuangkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa,” jelasnya.
Selain konsolidasi, kegiatan juga diisi dengan refleksi sejarah dan pemaparan kegiatan sosial yang telah dilakukan Wirawati Catur Panca, antara lain sosialisasi empat pilar kebangsaan, vaksinasi booster, pemberian bantuan usaha bagi ibu tunggal, penghargaan kepada tokoh perempuan, serta kampanye pencegahan narkoba melalui media sosial.
Organisasi ini menegaskan diri tidak terlibat dalam politik praktis, namun tetap aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan sebagai bentuk nyata cinta tanah air.
Sebagai penutup acara, para peserta konsolidasi melaksanakan tabur bunga di Makam Pahlawan Kecamatan Juai dan ziarah ke Makam Datu Kandang Haji, sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pejuang dan ulama yang berjasa bagi bangsa dan daerah.
“Semangat mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga nilai perjuangan, persatuan, dan kemanusiaan,” pungkas Hj. Sessi.
Reporter Dayat Editor Nando






