Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel, OMC BNPB-Lanud Sam Gencar Tekan Ancaman Karhutla

0
IMG-20260909-WA0015

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru  – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (8/9/2026). Kondisi ini menjadi angin segar di tengah ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih membayangi sejumlah daerah.

Hujan tercatat terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, Tabalong, hingga Kota Banjarbaru.

Turunnya hujan tersebut tidak terlepas dari upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang terus digencarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Lanud Sjamsudin Noor. Operasi ini dilakukan untuk membantu mengendalikan kondisi cuaca sekaligus meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaan OMC kali ini, dilakukan dua sortie penerbangan penyemaian bahan semai berupa Natrium Klorida (NaCl) menggunakan pesawat BNPB PK-SNK.

Misi udara tersebut menyasar wilayah yang dinilai membutuhkan dukungan pembentukan awan hujan. Setiap sortie penerbangan disiapkan sebanyak 1 ton garam halus atau Natrium Klorida (NaCl) sebagai bahan semai.

Sebelum pesawat mengudara, personel Lanud Sjamsudin Noor memastikan seluruh kebutuhan operasional telah dipersiapkan. Mulai dari penataan dan pengaturan bahan semai hingga proses pemuatan NaCl ke dalam pesawat BNPB dilakukan secara terkoordinasi.

Kesiapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan misi modifikasi cuaca berlangsung aman, tertib dan lancar.

Dukungan Lanud Sjamsudin Noor tidak hanya berupa kesiapan fasilitas pangkalan, tetapi juga kesiapan personel dalam memenuhi kebutuhan operasional pesawat yang akan melaksanakan penerbangan OMC.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan kesiapan personel dan sarana pendukung merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan OMC.

“Lanud Sam siap memberikan dukungan secara maksimal terhadap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca. Kesiapan personel, fasilitas maupun kebutuhan operasional dipastikan siap setiap saat agar misi dapat terlaksana dengan cepat, aman dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menurutnya, dukungan tersebut khususnya diarahkan untuk membantu penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan OMC diharapkan mampu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah Kalsel. Dengan kondisi lingkungan yang kembali basah, potensi muncul maupun meluasnya Karhutla diharapkan dapat ditekan.

Sinergi BNPB dan Lanud Sjamsudin Noor melalui operasi berbasis udara ini menjadi bagian dari langkah kesiapsiagaan menghadapi kondisi kekeringan sekaligus ancaman Karhutla yang masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Selatan.

Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Kalsel pun menjadi momentum penting untuk terus memperkuat upaya pencegahan, sehingga kondisi lahan tetap terjaga dan risiko kebakaran dapat diminimalkan. (PenSam)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page