Dorong Hilirisasi Nanas, Kementan RI Monitoring KWT di Barito Kuala Sekaligus Genjot Target LTT Padi

0
IMG-20260328-WA0025

Jelajah Kalimantan News, Barito Kuala – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menerima kunjungan Direktur Hilirisasi Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Freddy, yang juga menjabat sebagai Penanggung Jawab (Pj) Swasembada Pangan Kalimantan Selatan, Kamis (26/3).

Kunjungan ini difokuskan pada kegiatan monitoring dan evaluasi bantuan sarana produksi pengolahan hasil komoditas nanas di Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama, yang berlokasi di Desa Jelapat II, Kabupaten Barito Kuala.

Dalam kesempatan tersebut, Freddy turut meninjau langsung aktivitas pengolahan produk hortikultura berbasis nanas yang telah dikembangkan oleh kelompok tersebut. Beragam produk dihasilkan, mulai dari manisan nanas, jelly, sirup, selai, hingga minuman sari buah nanas. Tak hanya itu, KWT Karya Bunda Bersama juga mengembangkan produk lain seperti keripik singkong dan keripik pisang.

Secara produksi, kelompok ini mampu mengolah rata-rata sekitar 30 kilogram nanas dalam setiap periode pengolahan yang berlangsung selama 1 hingga 2 minggu setiap bulannya. Produk-produk tersebut telah dipasarkan secara luas, baik di pasar tradisional, sentra oleh-oleh, minimarket, hingga berbagai pameran di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Selain meninjau hilirisasi hortikultura, rombongan juga melakukan pemantauan terhadap capaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di wilayah Barito Kuala. Pada bulan Maret ini, daerah tersebut ditargetkan mampu mencapai LTT seluas 20.200 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala, H. Wahyu Waguna, beserta jajaran.

Melalui kunjungan ini, diharapkan penguatan hilirisasi produk hortikultura dapat terus berkembang, sekaligus mempercepat pencapaian target swasembada pangan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Barito Kuala. (Diskominfo/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page