Atas Arahan Presiden Prabowo, TNI AU Kerahkan Airbus A400M Bawa Peralatan Karhutla ke Kalsel

0
IMG-20260825-WA0002

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru  – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan terus diperkuat. Atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat mengerahkan pesawat angkut berat Airbus A400M untuk membawa sejumlah peralatan penanganan karhutla ke Kalimantan Selatan.

Pesawat dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, tersebut tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Minggu (23/8/2026). Kedatangan pesawat ini menjadi bagian dari respons cepat pemerintah dalam memperkuat penanganan karhutla di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan.

Dalam misi tersebut, Airbus A400M membawa berbagai peralatan penanganan karhutla yang berasal dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kementerian Pertanian (Kementan).

Adapun dukungan yang dikirim meliputi 50 unit mesin pompa air, 30 set pompa air, 19 koli masker, serta dua koli bucket pump (3 assy).

Pengiriman menggunakan pesawat angkut berat TNI AU ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan personel dan unsur gabungan yang saat ini berada di lapangan. Tambahan peralatan tersebut juga diharapkan meningkatkan kemampuan pemadaman dalam menghadapi titik-titik kebakaran di kawasan rawan karhutla.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa TNI AU siap mendukung penuh arahan pemerintah dalam upaya penanggulangan karhutla.

Menurutnya, pengerahan dukungan tersebut merupakan bentuk gerak cepat TNI AU dalam melaksanakan arahan dan perintah Presiden RI. Seluruh peralatan yang telah tiba akan dioptimalkan agar dapat segera dimanfaatkan untuk memperkuat operasi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

“Seluruh dukungan yang tiba akan dioptimalkan agar dapat segera digunakan untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari sinergi pemerintah bersama TNI AU, Kemhan, Kementan dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman karhutla.

Gerak cepat dari udara tersebut diharapkan mampu memberikan tambahan kekuatan bagi personel di darat yang tengah berjuang memadamkan api serta mencegah meluasnya kebakaran.

Atas perintah Presiden RI, TNI AU bergerak cepat. Dari udara membawa dukungan, untuk memperkuat perjuangan di darat demi melindungi masyarakat dan lingkungan Kalimantan Selatan. (PenSam)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page