Jelang Hari Bakti TNI AU Ke-79, Lanud Sjamsudin Noor Rawat Monumen MiG-17 dan Kobarkan Semangat Bakti untuk Indonesia Maju

0
Screenshot_2026-07-28-11-48-44-84_1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Menjelang peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-79 Tahun 2026, Lanud Sjamsudin Noor menggelar kegiatan karya bakti di kawasan Monumen Pesawat Tempur MiG-17 yang berada di Bundaran Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI AU dalam melestarikan warisan sejarah dirgantara sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Mengusung tema “Bakti TNI Angkatan Udara untuk Indonesia Maju”, karya bakti tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan teritorial yang tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga aset sejarah bangsa sebagai identitas nasional.

Dalam kegiatan itu, personel Lanud Sjamsudin Noor melaksanakan berbagai aksi, mulai dari mencuci Monumen Pesawat Tempur MiG-17, membersihkan area sekitar monumen, mengangkat sampah organik dan anorganik, hingga membersihkan rumput liar agar kawasan ikon sejarah dirgantara di Kalimantan Selatan tersebut tetap bersih, asri, dan nyaman.

Semangat gotong royong semakin terasa dengan keterlibatan Persatuan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) Cabang 41 Banjarmasin serta anggota Saka Dirgantara. Kolaborasi lintas generasi tersebut mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam merawat lingkungan sekaligus menghormati sejarah perjuangan TNI Angkatan Udara.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa karya bakti bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter prajurit untuk menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, serta rasa memiliki terhadap lingkungan dan aset sejarah bangsa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan sekaligus penghormatan kepada sejarah perjuangan TNI Angkatan Udara,” ujarnya.

Menurutnya, Monumen Pesawat Tempur MiG-17 bukan hanya menjadi simbol kejayaan dirgantara Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat atas pengorbanan para pendahulu dalam menjaga kedaulatan udara nasional. Karena itu, seluruh prajurit maupun masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan memiliki kepedulian untuk merawat lingkungan dan menghargai nilai-nilai sejarah yang telah diwariskan para pejuang bangsa.

Melalui pelaksanaan karya bakti ini, Lanud Sjamsudin Noor kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Semangat pengabdian yang diwujudkan dalam aksi sosial tersebut diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI Angkatan Udara dengan masyarakat serta menginspirasi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan merawat warisan sejarah demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju. (PenSam/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page