Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalsel Gelar Festival Seni Budaya Perdana, 274 Peserta Ramaikan Madihin dan Hadrah
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadirkan nuansa berbeda dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan menggelar Festival Seni Budaya untuk pertama kalinya. Kegiatan yang menampilkan perlombaan kesenian tradisional Madihin dan Hadrah tersebut berlangsung meriah di Lapangan Murjani Banjarbaru, bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD), Minggu (21/6/2026).
Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, festival ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan diikuti sebanyak 274 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menyampaikan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 274 orang peserta,” ujar Kapolda Kalsel di sela kegiatan.
Dari jumlah tersebut, lomba Madihin diikuti 36 peserta yang tergabung dalam 13 tim perwakilan Polres jajaran dan tujuh tim dari kategori masyarakat umum. Sementara lomba Hadrah diikuti 238 peserta yang terdiri dari satu tim Polri dan 13 tim masyarakat.
Menurut Kapolda, festival seni budaya ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai upaya nyata menjaga dan melestarikan kearifan lokal Kalimantan Selatan agar tetap dikenal serta dicintai oleh generasi muda.
“Harapan kita yang pertama, kita ingin melestarikan seni budaya yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga budaya Kalsel ini dapat dicintai oleh generasi-generasi muda,” tuturnya.
Selain itu, momentum Hari Bhayangkara dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi langsung warga. Pemilihan Lapangan Murjani sebagai lokasi acara juga dinilai strategis karena bertepatan dengan aktivitas CFD yang ramai dikunjungi masyarakat.
Tak hanya menyuguhkan hiburan budaya secara gratis, Polda Kalsel juga menyediakan makanan dan air minum gratis bagi warga yang hadir dan beraktivitas di kawasan Lapangan Murjani.
Tingginya antusiasme peserta dan penonton menjadi sinyal positif bagi keberlangsungan festival ini. Kapolda bahkan mengisyaratkan bahwa Festival Seni Budaya akan menjadi agenda rutin dengan cakupan yang lebih luas pada tahun mendatang.
“Ini yang pertama kali kita laksanakan. Insya Allah yang kedua dan berikutnya akan lebih meriah, dan mungkin akan kita laksanakan lebih banyak lagi seni budaya yang ada di Kalsel. Contohnya, di tengah-tengah kita juga ada saudara-saudara dari Dayak yang hari ini belum sempat kita laksanakan kegiatannya. Insya Allah tahun depan akan kita laksanakan,” ungkapnya.
Menariknya, para juara lomba Madihin dan Hadrah nantinya akan mendapat kesempatan tampil menghibur para tamu undangan pada upacara dan acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang akan digelar pada 1 Juli 2026 mendatang.
Festival Seni Budaya Polda Kalsel turut dihadiri Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, para Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, serta Kapolres Banjarbaru.
Melalui festival ini, Polda Kalsel tidak hanya merayakan Hari Bhayangkara, tetapi juga memperkuat peran Polri sebagai mitra masyarakat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan kekayaan budaya Banua. (Humas/Nd_234)






