Pemkab Batola Genjot Capaian Imunisasi, 5 Puskesmas Terbaik Diganjar Penghargaan

0
IMG-20260416-WA0014

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Peningkatan Capaian Imunisasi dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia (PID) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026, di Hotel Rattan Inn.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Kuala, Sugimin, menegaskan pentingnya imunisasi sebagai perlindungan utama bagi anak-anak dari berbagai penyakit menular berbahaya.

“Ketika anak tidak diimunisasi maka anak akan mudah sakit, dan menjadi sumber penularan untuk anak-anak yang lain,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Barito Kuala, Herwina Rezeki Zulkipli Yadi Noor, yang menyatakan kesiapan organisasinya untuk terlibat aktif dalam percepatan peningkatan capaian imunisasi di daerah.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Kuala, Noor Hayati Bahrul Ilmi, mengajak seluruh masyarakat untuk memastikan imunisasi terpenuhi sepanjang usia. Ia menekankan bahwa imunisasi merupakan langkah penting dalam melindungi anak, keluarga, hingga masyarakat secara luas.

“Lengkapi imunisasi sepanjang usia, dengan imunisasi kita lindungi anak, lindungi keluarga, dan lindungi masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Barito Kuala, Zulkipli Yadi Noor, dalam arahannya menyoroti pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan capaian imunisasi. Ia menegaskan bahwa pendekatan baru harus dilakukan agar hasil yang dicapai bisa lebih optimal.

“Kalau kita mengerjakan dengan cara yang sama maka hasilnya akan tetap sama. Jika ingin hasil berbeda, kerjakan dengan cara yang berbeda, melalui kolaborasi dengan TP PKK dan DWP,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Batola juga memberikan penghargaan kepada lima puskesmas dengan capaian Imunisasi Dasar Lengkap terbaik, yakni Puskesmas Tabunganen (95 persen), Berangas (83 persen), Tabukan (80 persen), Barambai (79 persen), dan Anjir Pasar (69 persen).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran bahwa imunisasi bukan sekadar kewajiban, melainkan hak dasar anak untuk mendapatkan perlindungan dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), seperti campak, polio, dan difteri.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Barito Kuala sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat capaian imunisasi di daerah. (Diskominfo/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page