Tiga Kepala Daerah Bersatu, Penanganan Sampah Regional Banjarmasin Raya Didorong Berbasis Energi

0
IMG-20260404-WA0069

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Persoalan sampah yang kian kompleks mendorong tiga kepala daerah di Kalimantan Selatan memperkuat sinergi. Pertemuan strategis digelar di ruang kerja Wali Kota Banjarmasin, Rabu (2/4/2026), yang dihadiri oleh H. M. Yamin, H. Bahrul Ilmi, dan H. Saidi Mansyur.

Dalam pertemuan tersebut, ketiganya sepakat bahwa penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kesiapan anggaran yang matang, termasuk belanja modal serta dukungan regulasi yang jelas. Langkah ini dinilai krusial guna mencegah munculnya persoalan sosial akibat pengelolaan sampah yang belum optimal.

Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, menegaskan pentingnya menghadirkan proyek pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa program yang dijalankan harus berorientasi jangka panjang dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, mengungkapkan bahwa proses perizinan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) masih menjadi tantangan dalam percepatan penanganan sampah. Meski demikian, ia menilai langkah konkret tetap harus segera dilakukan untuk mengatasi penumpukan sampah.

“Prosesnya memang panjang, tetapi kita harus mulai dari sekarang agar persoalan ini tidak semakin besar,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, juga mengemuka konsep pengolahan sampah menjadi sumber daya bernilai, sejalan dengan program pemerintah pusat. Sampah diharapkan tidak lagi sekadar limbah, melainkan dapat diolah menjadi bahan baku industri hingga sumber energi ramah lingkungan melalui konsep waste to energy.

Para kepala daerah juga mendorong dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar lebih intensif dalam memetakan titik-titik permasalahan sampah. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk langkah lanjutan, termasuk rencana pertemuan bersama pemerintah pusat.

Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin, berharap kolaborasi ini mampu mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.

“Ini demi tujuan bersama, agar memberikan dampak yang baik dan positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya sistem pengelolaan sampah terintegrasi di wilayah Banjarmasin Raya, sekaligus mendorong percepatan implementasi solusi modern yang berkelanjutan. (Diskominfo/Nd_234)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page