Festival Anak Saleh Balangan 2025, Hj Sri Huriyati: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pendidikan Karakter Islami Sejak Dini
Jelajah Kalimantan News, Paringin – Festival Anak Saleh kembali semarak di Kabupaten Balangan, Kamis (13/8/2025) malam, sebagai bagian dari rangkaian Balangan Fest 2025 dan Semarak Pemuda Bumi Sanggam ke-III. Berlokasi di Komplek Perkantoran Tugu Maritam, kegiatan ini tak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga wadah pembinaan karakter Islami bagi generasi muda sejak usia dini.
Ketua TP PKK Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, menegaskan bahwa tujuan utama festival ini adalah menanamkan nilai agama dan membentuk akhlak mulia, bukan sekadar mengejar gelar juara.
“Menjadi juara bukanlah tujuan utama, tapi bagaimana anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang benar-benar sholeh. Festival ini menjadi jalan untuk menanamkan nilai agama yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Sri mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena anak-anak yang kini lebih akrab dengan gadget ketimbang mengaji dan beribadah. Menurutnya, peran pendidikan agama di rumah semakin berkurang dan perlu diperkuat kembali.
“Anak sholeh bukan hasil perlombaan semata, tapi proses panjang yang dimulai di rumah. Orang tua harus aktif mendidik, tidak hanya menyerahkan kepada guru ngaji atau ustadz,” tambahnya.
Ia menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak sebagai aset dan amal jariyah, sekaligus bekal kehidupan di dunia dan akhirat. Festival Anak Saleh, lanjutnya, juga menjadi strategi Balangan untuk mengembalikan kejayaan prestasi keagamaan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Festival yang rutin digelar sejak 2022 ini diikuti delapan peserta dari delapan kecamatan di Balangan. Tahun ini, lomba difokuskan pada Dai Cilik, untuk memotivasi anak-anak lebih mencintai Al-Qur’an, rajin beribadah, dan berakhlak mulia.
Selain bermanfaat bagi peserta, kegiatan ini juga mengajak orang tua terlibat aktif mendampingi anak, sehingga tercipta kebersamaan hangat antara keluarga dan lingkungan.
Hj Sri berharap festival ini bisa membangkitkan kembali budaya belajar Al-Qur’an di rumah dan melahirkan generasi cerdas, beriman, dan membanggakan Bumi Sanggam.
Penulis: Dayat Editor : Nando






