Wagub Hasnuryadi Hadiri Pengukuhan Pengurus PPMKI Kalsel 2026–2029, Dorong Pelestarian Mobil Kuno dan Pariwisata Banua

0
IMG-20261108-WA0006

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Pelestarian kendaraan klasik tidak sekadar menjaga benda otomotif, tetapi juga merawat jejak sejarah perjalanan bangsa. Semangat itulah yang menjadi salah satu fokus kepengurusan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Kalimantan Selatan periode 2026–2029 yang resmi dikukuhkan di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (7/12/2026).

Prosesi pelantikan dan pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman. Kepengurusan baru yang dipimpin Samuel L. Tobing sebagai Ketua Umum itu merupakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) I PPMKI Kalsel.

Pelantikan dilakukan Ketua I Pengurus Pusat PPMKI, Ruby Alamsyah, mewakili Ketua Umum PPMKI Jos Dharmawan.

Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk bersinergi dengan PPMKI Kalsel dalam berbagai program dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Banua.

“Apapun yang dilakukan jika bersatu dalam kebaikan, Insya Allah akan bermanfaat,” ujarnya.

Hasnuryadi berharap PPMKI Kalsel mampu menyusun program-program positif yang tidak hanya memperkuat komunitas pecinta mobil kuno, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Ia juga mendorong agar kegiatan seperti touring kendaraan klasik dapat dikembangkan sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata Kalimantan Selatan. Meski demikian, seluruh kegiatan harus tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama perjalanan.

Menurutnya, keberadaan PPMKI memiliki peluang untuk ikut mendorong perkembangan sektor pariwisata sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan perekonomian di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Ketua I Pengurus Pusat PPMKI Ruby Alamsyah mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru PPMKI Kalsel. Ia mengingatkan bahwa mobil-mobil kuno yang dirawat para anggotanya bukan sekadar kendaraan koleksi, melainkan saksi perjalanan sejarah bangsa.

Karena itu, Ruby berharap kepengurusan baru dapat memperkuat organisasi melalui penambahan anggota, pembentukan sejumlah koordinator wilayah, serta memperluas kontribusi PPMKI dalam kegiatan ekonomi dan promosi pariwisata daerah.

Di sisi lain, Ketua PPMKI Kalsel Samuel L. Tobing mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk bersama-sama membangun serta memajukan organisasi di Kalimantan Selatan.

Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan akan menjadi landasan dalam menjalankan organisasi, sesuai misi PPMKI, yakni “Bersahabat, Bersaudara, dan Guyub (Gotong Royong).”

Samuel juga mengungkapkan bahwa salah satu langkah awal kepengurusan baru adalah melakukan inventarisasi mobil-mobil kuno serta benda-benda lainnya yang memiliki nilai sejarah untuk dilestarikan.

Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari pendataan dan perlindungan aset bersejarah, sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah otomotif kepada generasi mendatang.

Tidak hanya berorientasi pada pelestarian otomotif, kegiatan pengukuhan tersebut juga diwarnai aksi sosial. Wagub Hasnuryadi turut menyerahkan paket bantuan melalui PPMKI Kalsel untuk selanjutnya disalurkan kepada anak-anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Banua Berkah Mandiri.

Merawat Sejarah Otomotif di Banua

Sebagai informasi, PPMKI merupakan wadah berkumpulnya para penggemar dan pelestari mobil kuno di Indonesia. Organisasi yang berdiri sejak 1979 ini memiliki semangat menjaga dan melestarikan kendaraan klasik yang mempunyai arti penting dalam perjalanan sejarah otomotif nasional.

Di Kalimantan Selatan, semangat mencintai dan melestarikan mobil kuno telah dirintis sejak dekade 1980-an oleh sejumlah senior otomotif, di antaranya Alfian dan Syafruddin. Saat itu, kegiatan para penggemar mobil kuno masih belum terorganisasi dalam wadah kepengurusan resmi.

Semangat tersebut semakin menguat sejak 2022, seiring dukungan para senior otomotif dan penggemar kendaraan klasik untuk membentuk kepengurusan resmi PPMKI di tingkat provinsi.

Upaya itu akhirnya terealisasi pada 7 November 2023 dengan terbentuknya Pengurus Provinsi PPMKI Kalimantan Selatan.

Dengan kepengurusan periode 2026–2029, PPMKI Kalsel diharapkan semakin berkembang sebagai wadah pelestarian kendaraan bersejarah, sekaligus menjadi mitra dalam memperkenalkan potensi wisata dan memperkuat kegiatan sosial serta perekonomian masyarakat Banua. (Adpim)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page