Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Sembako Jelang Ramadhan, Pastikan Stabilitas dan Cegah Penimbunan

IMG-20250303-WA0043

Jelajah Kalimantan News, Banjarmasin – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriyah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan inspeksi terhadap harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok di pasaran. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Dir Reskrimsus Polda Kalsel, Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K., melalui Kasubdit I Indagsi Dit Reskrimsus Polda Kalsel, AKBP Amien Rovi, S.H., menegaskan bahwa pengawasan ini dilakukan guna memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa harga sembako tetap stabil dan tidak ada permainan harga yang merugikan warga, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujar AKBP Amien Rovi, Senin (3/3/2025).

Dari hasil pengecekan di sejumlah pasar di Kota Banjarmasin, harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil dengan kenaikan yang tidak signifikan. Adapun sembilan komoditas yang diawasi meliputi beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan distributor agar tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran, pihak berwenang akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Selain memantau harga, Satgas Pangan Polda Kalsel juga bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian guna memastikan ketersediaan stok sembako tetap aman.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar melalui saluran pengaduan yang telah disediakan.

“Dengan pengawasan ini, kami berharap masyarakat bisa menjalani Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” pungkas AKBP Amien Rovi.

Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pemantauan hingga akhir Ramadhan guna memastikan harga tetap terkendali dan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman. (Humas/Nd_234)

 

You cannot copy content of this page