Kapolda Kalsel Warning Personel: Kendaraan Dinas Harus Siap Tempur, Rantis Tambora Jangan Sampai Mogok Saat Demo
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru -Kapolda Kalimantan Selatan Rosyanto Yudha Hermawan memberikan instruksi tegas kepada seluruh personel untuk menjaga kebersihan dan kesiapan kendaraan dinas setiap saat. Penegasan ini disampaikan saat melakukan pengecekan kendaraan pada Rabu pagi (1/4/2026).
Melalui Kabid Humas Polda Kalsel Adam Erwindi, Kapolda menekankan bahwa perawatan kendaraan tidak boleh hanya dilakukan menjelang inspeksi, melainkan harus menjadi rutinitas harian guna menunjang operasional kepolisian di lapangan.
Dalam arahannya, Kapolda juga meminta setiap satuan kerja (Satker) memaksimalkan penggunaan anggaran pemeliharaan dan perawatan (Harwat). Jika anggaran dinilai kurang, Satker dipersilakan mengajukan tambahan melalui dana Dukungan Operasional (Dukops) maupun dana Samsat, khususnya untuk kendaraan yang belum memiliki alokasi anggaran.
“Setiap kerusakan harus segera dilaporkan melalui nota dinas agar bisa langsung ditangani, termasuk jika membutuhkan dukungan dari Mabes Polri,” tegasnya.
Sorotan utama dalam pengecekan tersebut adalah kesiapan kendaraan taktis (Rantis) Tambora. Kapolda mengingatkan bahwa kendaraan ini harus selalu dalam kondisi prima, terutama saat menghadapi situasi unjuk rasa.
“Jangan sampai Rantis Tambora ini macet di tengah unjuk rasa. Jika berhenti dan tidak bisa jalan, itu membahayakan keselamatan personel di dalamnya,” tegas Kapolda.
Selain itu, kendaraan Raimas juga menjadi perhatian. Kapolda menginstruksikan agar unit yang sudah tidak layak segera diganti atau dilakukan pengecatan ulang ke warna standar abu-abu dengan memanfaatkan anggaran Harwat yang tersedia.
Pengecekan yang dihadiri para Pejabat Utama Polda Kalsel ini diharapkan mampu memastikan seluruh kendaraan dan peralatan dinas dalam kondisi optimal, sehingga pelayanan kepada masyarakat dan pengamanan di wilayah Kalimantan Selatan dapat berjalan maksimal. (Humas/Nd_234)






