Hercules TNI AU A-1318 Kembali Mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Bawa 2 Mobil Damkar dan 173 APD
Jelajah Kalimantan News, Banjarbaru – Dukungan untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan kembali tiba melalui jalur udara.
Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1318 mendarat di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat (18/9/2026), membawa dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan 173 Alat Pelindung Diri (APD) bantuan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI).
Kedatangan Hercules tersebut langsung diikuti aktivitas personel Lanud Sjamsudin Noor. Setelah pesawat berada di apron, proses penurunan kendaraan dan perlengkapan segera dilakukan untuk selanjutnya dipersiapkan sebelum didistribusikan sesuai kebutuhan.
Dua unit mobil Damkar menjadi tambahan dukungan dalam menghadapi potensi Karhutla di sejumlah wilayah Kalsel. Kendaraan tersebut juga dapat digunakan untuk membantu distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap masyarakat yang menghadapi kondisi kemarau dan dampak El Nino, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Selain kendaraan pemadam, sebanyak 173 APD turut dibawa menggunakan Hercules A-1318. Perlengkapan tersebut dipersiapkan untuk mendukung keselamatan personel yang bertugas di lapangan, khususnya ketika menghadapi kondisi panas, asap, serta medan yang penuh tantangan.
Peran Lanud Sjamsudin Noor menjadi penting dalam rangkaian dukungan tersebut. Sebagai salah satu titik masuk bantuan melalui jalur udara, Lanud Sam memastikan setiap dukungan yang tiba dapat segera ditangani, diturunkan, diamankan, dan dipersiapkan untuk bergerak menuju unsur yang membutuhkan.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa dukungan yang masuk melalui jalur udara akan diproses agar tidak berhenti sebagai muatan di apron, tetapi dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, kesiapan peralatan dan keselamatan personel merupakan dua aspek yang harus berjalan beriringan dalam pelaksanaan tugas penanganan Karhutla.
Tambahan mobil pemadam dan APD menjadi dukungan bagi personel yang melaksanakan tugas di lapangan. Peralatan harus dipastikan siap digunakan, sementara keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedatangan Hercules TNI AU A-1318 juga menjadi bagian dari rangkaian dukungan udara yang terus diarahkan ke Kalimantan Selatan.
Dari Apron Lanud Sjamsudin Noor, dua unit mobil Damkar dan 173 APD tersebut selanjutnya dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan di medan tugas.
Bagi Lanud Sjamsudin Noor, setiap kedatangan pesawat yang membawa bantuan memiliki arti penting. Aktivitas di apron menjadi bagian dari rangkaian upaya memastikan dukungan melalui jalur udara dapat secepat mungkin hadir dan dimanfaatkan untuk menghadapi Karhutla serta membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di Kalimantan Selatan. (PenSam)






