DPRD Balangan Dukung Program KATANA, Hafiz Ansyari: Keluarga Garda Terdepan Hadapi Bencana
Jelajah Kalimantan News, Paringin – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Hafiz Ansyari, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana (KATANA) yang akan digelar BPBD Kabupaten Balangan bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan sejumlah mitra terkait.
Dukungan tersebut disampaikan Hafiz saat mengikuti pertemuan koordinasi persiapan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana bagi Organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Balangan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026.
Menurut Hafiz, program KATANA merupakan langkah strategis untuk membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga sebagai unit terkecil yang berperan penting dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
“Keluarga merupakan garda terdepan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui sosialisasi KATANA ini, masyarakat dapat memahami langkah-langkah mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan awal saat terjadi bencana,” ujar Hafiz.
Ia menegaskan, peningkatan kapasitas keluarga menjadi kunci penting dalam menciptakan masyarakat yang tangguh terhadap berbagai risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Hafiz juga menilai pelibatan IBI Cabang Balangan dalam kegiatan tersebut sangat tepat. Menurutnya, para bidan memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita dan anak-anak yang termasuk kelompok rentan saat terjadi bencana.
Selain itu, ia mengapresiasi sinergi yang terjalin antara BPBD Kabupaten Balangan, Forum PRB, KPH Balangan, dan IBI Cabang Balangan dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman bencana.
“Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketangguhan masyarakat. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula dampak positif yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Menariknya, selain penyampaian materi kebencanaan, kegiatan sosialisasi juga akan dirangkai dengan pembagian bibit tanaman kepada peserta. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis lingkungan melalui penghijauan dan penguatan ekosistem.
“Ini merupakan program yang sangat positif karena tidak hanya memberikan pemahaman tentang kesiapsiagaan bencana, tetapi juga mendorong masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan melalui penanaman pohon. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat,” tambahnya.
Hafiz berharap kolaborasi berbagai pihak dalam program KATANA mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana di Kabupaten Balangan. Dengan demikian, Balangan dapat menjadi daerah yang semakin tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana di masa mendatang.
Reporter Dayat Editor Nando






